TANGSEL — Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan menegaskan, bahwa kunci keberhasilan program penanggulangan Tuberkulosis (TBC) yakni melalui kerja sama lintas sektor dan kolaborasi yang solid antarinstansi.
Menurutnya, hingga saat ini Tangsel berhasil melampaui target skrining TBC yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. “Dari target sekitar 4.900 warga, kami sudah melakukan pemeriksaan lebih dari 5.000 orang atau 103 persen. Dari hasil itu, 95 persen sensitif obat, sisanya resisten,” ujar Pilar usai mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI di wilayah Tangerang Raya, Pada Selasa 11 November 2025.
Pilar menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi berbagai pihak di lapangan, mulai dari kader posyandu, tenaga kesehatan, hingga masyarakat yang aktif dalam program Ngider Sehat.
“Kesadaran masyarakat sangat penting. Kami terus mengingatkan agar pasien tidak lupa minum obat sampai tuntas. Karena kalau tidak rutin, penyakitnya tidak akan sembuh,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pilar menyebut, bahwa secara umum Tangsel tidak mengalami kendala berarti dalam program penanggulangan TBC. Namun, dia mengakui bahwa ketersediaan obat masih menjadi perhatian bersama.
“Alhamdulillah sejauh ini kendala berarti tidak ada. Hanya mungkin soal distribusi obat yang perlu diperhatikan. Tadi juga Pak Wakil Menteri Kesehatan menekankan agar pasokan obat TBC di seluruh Indonesia bisa terpenuhi,” ujarnya.
Selain melalui sektor kesehatan, lanjut Pilar, Pemerintah Kota Tangsel juga menggerakkan sejumlah dinas lain untuk mendukung lingkungan sehat yang bebas dari TBC.
Salah satunya, melalui program Bedah Rumah yang dijalankan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman. “Penanganan TBC ini tidak bisa hanya oleh Dinas Kesehatan. Lingkungan rumah yang lembab dan kurang ventilasi bisa mempercepat penularan. Karena itu, program Bedah Rumah sangat membantu. Tahun ini saja ada 350 rumah yang dibenahi, dan totalnya sudah hampir 2.900 rumah,” jelasnya.
Menurutnya lagi, kolaborasi lintas dinas tersebut menunjukkan bahwa pencegahan penyakit tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga pada peningkatan kualitas lingkungan dan pola hidup masyarakat.
“Misalnya, selain memperbaiki rumah warga, kita juga menata kawasan permukiman agar tidak tergenang air. Dinas lain ikut turun tangan memperbaiki drainase supaya tidak ada banjir. Semua itu saling berkaitan dalam menjaga kesehatan masyarakat,” sambungnya.
Pilar menambahkan, perhatian pemerintah pusat terhadap daerah Tangerang Raya, termasuk Tangsel, menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menuntaskan TBC.
“Bagus sekali tadi Pak Wamen memberi perhatian khusus untuk Tangerang Raya. Beliau ingin tahu kenapa Banten bisa sukses. Jawabannya karena kerjasama yang kompak antar semua pihak,” ujarnya.
Selain itu, Pilar memastikan Pemkot Tangsel akan terus menjaga sinergi antar instansi dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar pelayanan kesehatan dan sosial di Tangsel berjalan optimal. Semua ini demi kesejahteraan warga,” tandasnya.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni mengapresiasi, langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat penanggulangan TBC di wilayah Tangerang Raya.
Andra menegaskan bahwa upaya eliminasi penyakit menular ini harus menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat.
“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Kuncinya adalah gotong royong, baik dari tenaga kesehatan, masyarakat, maupun lintas instansi. Kalau semua bergerak bersama, target eliminasi TBC bisa kita capai lebih cepat,” tutupnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































