Bantul, 11 Februari 2025 – Guru Bahasa Jawa dari MTs N 6 Bantul turut serta dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa tingkat Kabupaten Bantul yang diselenggarakan di MTs N 5 Bantul pada Selasa (11/2/2025). Acara ini dihadiri oleh guru Bahasa Jawa dari madrasah negeri maupun swasta serta didampingi oleh pembimbing MGMP Bahasa Jawa.
Dalam kegiatan ini, agenda utama yang dibahas adalah penyusunan asesmen madrasah (AM) sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran bagi siswa madrasah. Muhammad Irfan Chalimy, selaku pembimbing MGMP Bahasa Jawa, menyampaikan bahwa penyusunan soal ujian akhir madrasah dilakukan secara kolektif dalam forum MGMP. Ia juga menegaskan bahwa setiap madrasah dapat menggunakan soal yang telah disusun bersama atau menyesuaikannya dengan kemampuan peserta didik masing-masing.
“Kami berharap melalui penyusunan asesmen ini, ujian akhir di setiap madrasah dapat lebih terstruktur dan sesuai dengan standar pembelajaran yang telah ditetapkan,” ujar Muhammad Irfan Chalimy.
Kegiatan MGMP ini menjadi wadah penting bagi para guru untuk berdiskusi dan menyusun instrumen evaluasi yang berkualitas, sehingga dapat meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Jawa di madrasah-madrasah Kabupaten Bantul.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































