Bantul (MTsN 6 Bantul) – Guru MTs Negeri 6 Bantul menghadiri Seminar Hari Guru Nasional Tahun 2025 yang dihelat oleh Kanwil Kemenag DIY, Kamis (27/11/2025) di Auditorium Universitas PGRI Yogyakarta. Acara tersebut digagas untuk memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November. Para peserta terdiri atas Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah, Perwakilan Guru dari KKG, MGMP, MGBK, K2M, dan Pokjawas. Turut hadir pula para Kepala Seksi Pendidikan Madrasah seluruh kabupaten/kota se-DIY, ketua tim 1 dan 2, serta Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY.
Kepala Bidang Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pramono secara resmi membuka acara yang menghadirkan tiga narasumber itu. Dalam sambutannya sebelum membuka Sidik mengajak kepada seluruh peserta yang hadir untuk kembali meneguhkan beberapa program Menteri Agama yang di antaranya adalah launching Kurikulum Berbasis Cinta. “Kurikulum berbasis cinta merupakan upaya nyata dalam menjaga alam yang perlu dijaga oleh khalifah di muka bumi ini. Selain itu, KBC mendorong guru untuk menjadi teladan atau uswah yang peduli terhadap lingkungan,” ujarnya. “Selamat mengikuti seminar untuk 500 peserta yang hadir,” imbuhnya.
Materi seminar disampaikan oleh Nurelah, Abdul Azis Saefudin, dan Sri Sukarni Katamwatiningsih. Abdl Azis menyampaikan materi pembelajaran mendalam, Katamwati asesmen dalam pembelajaran mendalam, dan nurelah tentang implementasi KBC dalam pembelajaran. Rina Harwati, Zaenani Qodriyatun, Suhartatik, Mufarida, Sumini dan Kamidah menyimak pemaparan materi dari narasumber dengan seksama. “Alhamdulillah saya mendapat hadiah jam dinding karena menjawab pertanyaan dari narasumber, Nurela tentang model pembelajaran yang digunakan untuk menyampaikan materi praktik wudu,” tutur Rina. Sugiyono Kepala MTsN 6 Bantul mengapresiasi keaktifan guru-guru dalam meningkatkan kompetensi profesional ini. “Semoga ilmu yang didapat dapat ditularkan kepada teman-teman di madrasah,” tandasnya. (rin)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































