MANGUNREJA 21/12/2015 – Anggota MPR RI, H. Dony Maryadi Oekon, ST, kembali melaksanakan kewajiban konstitusionalnya dengan menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Aula PGRI Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, dengan menghadirkan berbagai elemen masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, H. Dony Maryadi Oekon berhalangan hadir secara langsung karena agenda kenegaraan yang mendesak, sehingga beliau mengutus perwakilannya, Rodil Samsul Hakim, untuk membuka sekaligus memandu jalannya sosialisasi. Kehadiran Rodil disambut hangat oleh warga yang telah menantikan arahan serta pemaparan mengenai nilai-nilai luhur kebangsaan yang menjadi fondasi negara.
Acara ini dihadiri oleh sedikitnya 150 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda, penggerak UMKM, hingga kelompok tani di wilayah Mangunreja. Fokus utama dari pertemuan ini adalah memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah dinamika sosial yang kian berkembang, serta mengimplementasikan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam paparannya, Rodil Samsul Hakim menyampaikan pesan dari H. Dony Maryadi Oekon bahwa 4 Pilar MPR RI bukan sekadar slogan, melainkan alat pemersatu bangsa yang harus dijaga kekuatannya. Ia menekankan bahwa pemahaman yang matang terhadap konstitusi akan menciptakan tatanan masyarakat yang harmonis dan tahan terhadap isu-isu provokasi yang dapat memecah belah bangsa.
Sesi sosialisasi ini juga dimanfaatkan sebagai wadah dialog dua arah antara wakil rakyat dan konstituennya. Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi dibuka, di mana masyarakat diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan kondisi riil yang mereka hadapi di lapangan, terutama terkait pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan produktivitas sektor agraria.
Salah satu aspirasi utama yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah keluhan para pelaku usaha kecil mengenai akses permodalan UMKM. Banyak warga di Mangunreja yang berharap adanya skema bantuan modal atau fasilitasi kredit yang lebih mudah agar usaha mikro di pedesaan dapat naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Tak hanya sektor UMKM, para petani yang hadir juga menitipkan aspirasi terkait kebutuhan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang modern. Mereka mengungkapkan bahwa untuk meningkatkan hasil panen dan efisiensi kerja, diperlukan dukungan teknologi pertanian yang memadai dari pemerintah pusat melalui peran aktif anggota legislatif di DPR/MPR RI.
Menanggapi aspirasi tersebut, Rodil Samsul Hakim mencatat seluruh poin penting untuk segera dilaporkan kepada H. Dony Maryadi Oekon, ST. Ia menegaskan bahwa aspirasi mengenai permodalan dan alat pertanian akan menjadi bahan prioritas dalam rapat-rapat kerja di tingkat pusat, sebagai bentuk nyata pengabdian anggota MPR RI kepada masyarakat di daerah pilihannya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































