Hadiri Pertemuan K2MTs DIY, Kepala MTsN 6 Bantul Terima Penghargaan Siswa Juara III Tryout TKA
Bantul (MTsN 9 Bantul) — Kepala MTsN 6 Bantul menghadiri pertemuan kepala madrasah se-DIY yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (26/01/2026) bertempat di RM Iwak Kalen, Kulon Progo, dengan tuan rumah KKMTs Kulon Progo. Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala MTs se-DIY sebagai pertemuan rutin untuk koordinasi bersama para jajaran pimpinan di Kanwil Kemenag DIY.
Ketua KKMTs DIY, Musa Surahman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Madrasah untuk Mewujudkan Madrasah Unggul dan Berdaya Saing.” Melalui tema tersebut diharapkan dapat memotivasi dan membentuk komitmen bersama untuk menjadikan madrasah maju dan memiliki daya saing dalam bidang pendidikan. Dikatakan Musa bahwa dalam rangka mendukung terwujudnya madrasah unggul, KKMTs DIY akan melaksanakan workshop bagi guru mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dengan narasumber dari penulis buku nasional. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi profesional guru, memperkaya strategi pembelajaran, serta memperkuat literasi dan numerasi peserta didik.
Tampak hadir pada pertemuan tersebut Kabid Dikmad Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pramono. Kabid Dikmad Kanwil Kemenag DIY menegaskan tagline “Madrasah Jogja Istimewa.” Ia menyampaikan bahwa Madrasah Istimewa adalah madrasah yang nyaman, berkualitas, dan berdaya saing tinggi — dari Jogja untuk Indonesia. “Berbagai kegiatan yang dirancang harus benar-benar berorientasi pada peningkatan kompetensi dan kualitas guru sebagai ujung tombak pendidikan,” tandas Sidik.
Di samping itu, ketua tim 1 yang turut hadir juga menyampaikan penguatan pentingnya TKA. Anita Isdarmini menyampaikan bahwa tes Kemampuan Akademik (TKA), meskipun bukan satu-satunya syarat untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, memiliki manfaat besar bagi madrasah. “TKA tidak sekadar seperti ASPD yang digunakan sebagai syarat kelanjutan studi, tetapi menjadi instrumen penting untuk memetakan mutu dan mengevaluasi asesmen pembelajaran di madrasah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menanamkan karakter cinta ilmu pengetahuan kepada peserta didik sebagai sebuah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban akademik. Persiapan TKA perlu dilakukan secara matang, termasuk pemanfaatan Buku TKA sebagai referensi belajar, kesiapan teknis seperti penyediaan listrik dan genset, serta menjunjung tinggi prinsip bahwa kejujuran adalah nomor satu.
Kepala MTs Negeri 6 Bantul, Sugiyono pada kesempatan tersebut menerima sertifikat penghargaan dan trofi juara 3 siswa yang memperoleh peringkat terbaik tryout TKA yang diselenggarakan oleh Erlangga. “Alhamdulillah siswa kami yang bernama Husna Maulida Hanifa berhasil meraih peringkat 3 perolehan nilai tryout TKA yang diselenggarakan oleh Erlangga. Sebuah capaian yang tidak terduga, Alhamdulillah,” ujar Sugiyono. Trofi dan sertifikat diserahkan oleh penerbit Erlangga melalui Kabid DIkmad Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pramono. (rin)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































