LANGSA – Harga emas perhiasan di pasar Kota Langsa kembali mengalami kenaikan cukup signifikan, Selasa (13/1/2026). Emas kadar 99,5 persen kini dibanderol Rp 8,3 juta per mayam, setelah naik Rp 100 ribu dari harga sebelumnya.
Pantauan di sejumlah toko emas menunjukkan aktivitas jual beli cenderung melambat. Sebagian warga memilih menunda pembelian karena harga dinilai tinggi, sementara pedagang menyebut kenaikan dipengaruhi pergerakan harga emas dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah.
Beberapa pedagang mengungkapkan, kondisi ini mendorong sebagian masyarakat memilih menjual emas yang dimiliki untuk mengambil keuntungan. Namun, pembelian emas perhiasan baru masih relatif terbatas.
Pedagang memperkirakan harga emas masih berpotensi berfluktuasi dalam waktu dekat. Masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan sebelum bertransaksi, serta terus memantau perkembangan harga emas di pasaran
Penulis: Uci Ardina
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”