Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur melaksanakan panen kangkung di area kebun bimbingan kerja sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, Selasa (10/2).
Kegiatan panen ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pemanfaatan lahan yang tersedia di dalam lapas. Selain memberikan keterampilan, kegiatan ini juga mendukung pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri. Panen kangkung dilaksanakan di kebun bimbingan kerja dengan melibatkan warga binaan yang telah mendapatkan pembinaan keterampilan di bidang pertanian. Proses panen berlangsung tertib dengan pendampingan petugas.
Kegiatan tersebut sejalan dengan dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin nomor 8 tentang kemandirian pangan di Lapas dan Rutan melalui pemanfaatan lahan untuk pertanian, perikanan, dan peternakan oleh warga binaan.
Kalapas Mojokerto Rudi Kristiawan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung program nasional di bidang ketahanan pangan. “Panen kangkung ini bukan sekadar kegiatan pertanian, tetapi juga bagian dari pembinaan keterampilan agar warga binaan memiliki bekal saat kembali ke masyarakat. Kami berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang ada di lapas,” ujar Rudi.
Salah satu warga binaan berinisial AL mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan pertanian tersebut karena memberikan pengalaman baru dan bermanfaat. “Dengan ikut menanam dan panen, saya belajar banyak hal. Ini menjadi bekal bagi saya nanti setelah bebas, semoga bisa dimanfaatkan untuk kehidupan yang lebih baik,” ungkap AL.
Melalui kegiatan panen kangkung di kebun bimbingan kerja, Lapas Mojokerto Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur terus mendorong pembinaan yang produktif dan berkelanjutan guna menciptakan warga binaan yang mandiri serta siap berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































