Langkat (Humas) – Menjelang akhir semester, para guru madrasah sedang disibukkan dengan penyusunan soal Sumatif Akhir Semester (SAS). Ujian ini bertujuan untuk mengukur pencapaian belajar siswa selama satu semester.
Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Langkat, terlihat para guru dengan penuh semangat dan dedikasi menyusun soal-soal yang berkualitas. Mereka ingin memastikan bahwa soal-soal tersebut tepat sasaran, sesuai dengan materi yang telah diajarkan, dan mampu mengukur kemampuan siswa secara menyeluruh. Jumat (14/11/2025).
“Kami ingin soal-soal yang disusun ini benar-benar berkualitas dan mampu mengukur pencapaian belajar siswa secara objektif,” ujar Nurfadhilla, salah satu guru di MIN 9 Langkat.
Beliau menjelaskan bahwa dalam menyusun soal, para guru harus memperhatikan berbagai aspek, seperti tingkat kesulitan soal, kesesuaian dengan kurikulum, dan keterkaitan dengan materi yang telah diajarkan. Selain itu, soal-soal juga harus dibuat dengan format yang menarik dan mudah dipahami oleh siswa.
“Kami ingin siswa merasa tertantang dan termotivasi untuk mengerjakan soal-soal dengan sebaik mungkin,” tutur Nurfadhilla.
Proses penyusunan soal ini tidak hanya dilakukan oleh satu orang guru, tetapi melibatkan tim guru dari berbagai mata pelajaran. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa soal-soal yang disusun benar-benar komprehensif dan sesuai dengan standar penilaian.
“Kami saling berkolaborasi dan bertukar ide untuk menghasilkan soal-soal yang terbaik,” jelas Nurfadhilla.
Sedangkan dalam arahan Koordinator Kurikulum Nurma Syafrida, S.Pd.I, untuk penyususnan soal diharapkan agar tim penyusun dapat mengikuti kaedah penyusunan seperti adanya, kisi-kisi soal, soal, dan kunci jawaban.
Upaya para guru madrasah dalam menyusun soal SAS ini patut diapresiasi. Dedikasi dan semangat mereka untuk memberikan pendidikan terbaik bagi siswa patut menjadi contoh bagi semua pihak. (Fr)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































