Ternate – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate menampilkan berbagai hasil karya warga binaan dalam acara Tasyakuran Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-1 yang dipusatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Ternate, Rabu (19/11). Berbagai produk kreatif dipamerkan, mulai dari papan ucapan akrilik, lampu hias, bunga hias, vas bunga, asbak rokok, hingga keripik pisang, yang semuanya merupakan hasil pelatihan kemandirian warga binaan.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Maluku Utara, S. Mandar, Kakanwil Imigrasi Malut, Muhammad Ridwan, serta jajaran Forkopimda Provinsi Maluku Utara dan Kota Ternate, Kalapas Ternate, Faozul Ansori, dan seluruh Kepala UPT se-Maluku Utara.
Dalam keterangannya , Kalapas Ternate, Faozul Ansori, menyampaikan rasa bangganya atas capaian warga binaan yang mampu menunjukkan kreativitas dan produktivitas melalui karya bernilai guna.
“Pameran ini menjadi bukti bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada peningkatan kemampuan agar warga binaan memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa mereka mampu berkarya dan berkontribusi secara positif,” ujar Faozul Ansori.
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Malut, S. Mandar, mengapresiasi langkah Lapas Ternate yang terus mendorong program pembinaan berbasis kemandirian.
“Kegiatan ini selaras dengan semangat Hari Bakti Kemenimipas ke-1, yaitu menghadirkan layanan yang lebih humanis, produktif, dan berdampak langsung. Karya-karya warga binaan ini tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka,” ungkapnya.
Pameran hasil karya warga binaan ini mendapat perhatian besar dari para tamu undangan dan menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-1 di Maluku Utara. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pembinaan kemandirian di lapas-lapas seluruh Maluku Utara semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga binaan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”





































































