Bantul ( MTs Negeri 6 Bantul) — Kepala Madrasah bersama guru MTs Negeri 6 Bantul mengikuti Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang dilaksanakan di SMP N 2 Pleret, rabu ( 29/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan madrasah dalam menghadapi potensi bencana sekaligus penguatan budaya aman di lingkungan pendidikan.
Workshop SPAB diikuti oleh sembilan sekolah dan madrasah di wilayah Bantul sebagai wujud kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan instansi kebencanaan. Pada tahap awal, peserta melakukan registrasi dan menerima arahan teknis terkait agenda pelatihan, simulasi, dan penyusunan rencana aksi sekolah aman bencana.
Kepala MTs Negeri 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan tanggapan terkait kegiatan yang diikuti. “Keterlibatan madrasah dalam program SPAB merupakan langkah strategis untuk memastikan proses pembelajaran tetap aman dan berkelanjutan. Sebagai madrasah yang berada di wilayah rawan bencana, sudah sepatutnya kami membekali warga madrasah dengan keterampilan mitigasi dan respons cepat, hal ini sejalan dengan pendidikan karakter, yaitu membangun kepedulian dan kesiapsiagaan,” ujar Sugiyono.
Di harapkan semua hasil materi woksop yang diperoleh dapat diterapkan dalam bentuk simulasi dan SOP kebencanaan di madrasah. Dengan demikian maka peserta tidak hanya memiliki pemahaman teori, tetapi juga keterampilan praktis dalam menghadapi situasi darurat. Melalui keikutsertaan ini, MTs Negeri 6 Bantul berkomitmen untuk semakin memperkuat lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tangguh bencana, sekaligus menumbuhkan kesadaran seluruh warga madrasah untuk saling menjaga keselamatan. (las/put)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































