Negara-negara berkembang kini berhadapan dengan tantangan berat dalam mengatasi kesenjangan digital yang menghambat kemajuan di era internet. Ketidakmampuan mengakses dan memanfaatkan teknologi informasi bukan lagi soal ketinggalan gosip, melainkan ancaman langsung terhadap pendidikan, ekonomi, dan kesehatan masyarakat.
Permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur. Salah satunya faktor ekonomi, bagi sebagian masyarakat, biaya kuota internet dan perangkat digital masih menjadi beban berat. Selain itu, minimnya pemahaman literasi digital membuat banyak warga, termasuk generasi muda, kesulitan memanfaatkan internet untuk kegiatan produktif seperti mengembangkan usaha, mengakses informasi valid, atau layanan pemerintah.
Dampaknya sangat nyata. Jurang ini menciptakan ketidakadilan yang kasat mata. Siswa di wilayah perkotaan leluasa mengejar ilmu dan keterampilan secara daring, sementara pelajar di pelosok hanya dapat mengandalkan materi yang terbatas. Di sektor ekonomi, pelaku UMKM yang memiliki literasi digital dapat berkembang pesat, sementara usaha tradisional semakin tersisihkan dalam persaingan.
Lantas, apakah kondisi ini dapat diatasi? Tentu saja bisa, namun diperlukan kolaborasi. Pemerintah perlu mempercepat pembangunan jaringan internet hingga ke daerah tertinggal dan menyediakan subsidi bagi kelompok rentan. Lembaga pendidikan harus mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum. Sementara itu, perusahaan teknologi dapat berperan dengan mengembangkan aplikasi yang ramah pengguna dan hemat kuota.
Pada intinya, di era ketika aktivitas sebagian besar bergantung pada konektivitas digital, tidak memiliki akses dan kemampuan memadai ibarat terisolasi dalam kesunyian, sementara dunia di luar bergerak sangat dinamis. Negara berkembang perlu segera menutup kesenjangan ini agar tidak semakin tertinggal. Sebab, pada hakikatnya, kesenjangan digital saat ini juga berarti kesenjangan dalam memperoleh peluang untuk meningkatkan kualitas hidup.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer




































































