Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira terus kembangkan keterampilan Warga Binaan melalui kegiatan produktif, salah satunya pembuatan kerupuk ikan, Selasa (27/1). Program ini menjadi langkah nyata dalam membekali Warga Binaan keterampilan kewirausahaan, sekaligus membuka peluang kemandirian ekonomi di masa depan.
Kegiatan produksi kerupuk ikan ini melibatkan peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan sebagai pendamping teknis, dengan pengawasan langsung dari staf pembinaan. Ikan layang dipilih sebagai bahan baku utama, diolah menjadi produk pangan praktis, bergizi, dan bernilai jual tinggi.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menegaskan program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan jiwa wirausaha Warga Binaan.
”Kami dorong Warga Binaan untuk aktif dalam kegiatan produktif agar memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan, Richard, mengaku bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.
”Kami jadi punya keterampilan baru dan belajar bagaimana proses produksi makanan yang punya nilai jual,” ungkapnya.
Lapas Bandanaira berencana mengembangkan skala produksi kerupuk ikan ini secara lebih profesional. Produk akan dikemas dengan standar pasar dan dipasarkan melalui koperasi Lapas serta pameran UMKM di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Melalui kegiatan pembinaan kemandirian ini, Lapas Bandanaira berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program produktif yang tidak hanya mengisi waktu Warga Binaan secara positif, tetapi juga memberikan bekal keterampilan dan harapan untuk kehidupan yang lebih mandiri di masa mendatang. (Humas/LT)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”





































































