Dologan, 7 Februari 2026 – Mahasiswa UNNES GIAT 15 Desa Dologan menyelenggarakan kegiatan Pentas Seni di SDN Dologan sebagai upaya melestarikan lagu-lagu daerah kepada generasi penerus. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa dalam mengajak siswa untuk mencintai dan menjaga budaya Indonesia sejak usia dini.
Acara dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB di aula SDN Dologan dan diikuti oleh siswa dengan penuh antusias. Pentas seni ini dirancang tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai ruang edukatif yang menanamkan nilai budaya, kreativitas, dan rasa percaya diri.

Ketua pelaksana kegiatan, Kira, dalam sambutannya menyampaikan, “Pentas seni ini dibuat supaya adik-adik bisa berani tampil, menunjukkan bakatnya, dan pastinya belajar mencintai budaya serta Indonesia dengan cara yang seru dan menyenangkan. Semoga lewat acara ini, adik-adik makin percaya diri, saling menghargai, dan bangga menjadi anak Indonesia”
Bapak Arafiq, sebagai perwakilan guru SDN Dologan turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai mampu menjadi wadah pengembangan bakat sekaligus pelestarian budaya bagi siswa.

Sebelum hari pelaksanaan, siswa kelas 4 hingga 6 telah berlatih menyanyi dan menari lagu-lagu daerah yang didampingi oleh mahasiswa selama dua hari. Pada hari pelaksanaan, mereka menampilkan berbagai lagu daerah Indonesia, mulai dari Manuk Dadali, Cublak Suweng, hingga Sajojo dengan penuh semangat dan percaya diri.
Mahasiswa UNNES juga memperkenalkan diri menggunakan berbagai bahasa daerah, mulai dari Minang (Sumatera Barat) hingga Papua. Bahkan, snack yang dibagikan kepada siswa turut diberi tulisan “terima kasih” dalam berbagai bahasa daerah sebagai simbol keberagaman dan persatuan budaya Indonesia.

Tak hanya itu, Nayla selaku mahasiswi UNNES GIAT 15 juga berkontribusi melalui penampilan dongeng klasik Indonesia dengan peraga wayang sederhana. Siswa TK dan SD yang hadir disuguhkan kisah Roro Jonggrang, sebagai sarana mengenalkan nilai, tradisi, dan cerita rakyat Nusantara dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.

Melalui kegiatan Pentas Seni ini, mahasiswa UNNES GIAT 15 tidak hanya berperan dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah, tetapi juga menumbuhkan kreativitas, sportivitas, serta rasa bangga terhadap identitas bangsa pada diri siswa SDN Dologan.

Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































