M Imam Muddin saat mengikuti kegiatan di Jakarta pada masa sekolah dasar, setelah meraih tiket emas berkat prestasi, sekaligus pengalaman tampil dalam undangan siaran JakTV
Prestasi dan pengalaman tampil di media nasional telah membentuk karakter dan kemampuan komunikasi M Imam Muddin sejak usia sekolah dasar.
Riau — Rekam jejak prestasi M Imam Muddin, putra daerah asal Riau, telah terlihat sejak usia dini. Saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), ia berhasil meraih tiket emas ke Jakarta berkat prestasi yang ditunjukkannya, sekaligus memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan modeling dan tampil dalam undangan siaran di JakTV, salah satu stasiun televisi lokal berskala nasional.
Pencapaian tersebut menjadi pengalaman awal yang memperkenalkan Imam pada dunia prestasi dan ruang publik di luar daerah asalnya. Berangkat dari Riau menuju Jakarta pada usia sekolah dasar, ia menghadapi lingkungan baru yang menuntut keberanian, adaptasi, serta kepercayaan diri, terutama saat terlibat dalam kegiatan yang dikumpulkan media.
Tiket Emas ke Jakarta yang diperoleh Imam merupakan bentuk apresiasi atas potensi dan prestasi yang dinilai menonjol pada masanya. Kesempatan ini membuka ruangnya untuk mengikuti aktivitas berskala nasional, sekaligus menambah wawasan tentang dunia komunikasi, penampilan, dan profesionalisme sejak usia muda.
Pengalaman tampil di JakTV melalui kegiatan modeling juga memberikan pembelajaran penting bagi Imam. Ia mulai mengenal bagaimana berinteraksi di depan kamera, memahami Arah, serta menyampaikan ekspresi dan pesan secara terstruktur. Proses ini secara tidak langsung melatih kemampuan komunikasi dan mental tampil di ruang publik.

Meski berasal dari daerah, Imam membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk berprestasi. Pengalaman di Jakarta tersebut kemudian menjadi fondasi psikologis yang membentuk keberanian, disiplin, dan kepercayaan diri dalam perjalanan akademik dan sosialnya di masa berikutnya.
Seiring waktu, rekam jejak prestasi yang dimulai sejak SD itu terus berlanjut hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Konsistensi tersebut diwujudkan dalam berbagai aktivitas akademik, sosial, dan kepemudaan yang kemudian mengantarkan M Imam Muddin meraih beragam pencapaian di tingkat regional hingga nasional.
Kisah perjalanan sejak usia dini ini menunjukkan bahwa potensi anak dapat berkembang secara signifikan ketika mendapatkan ruang, penghargaan, dan pengalaman yang tepat. Bagi M Imam Muddin, tiket emas ke Jakarta dan pengalaman tampil di JakTV bukan sekadar kenangan masa kecil, melainkan bagian penting dari proses pembentukan karakter dan arah perjalanan hidupnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”
















































![aisah nur Safitri adalah gadis cilik SMP yang berprestasi dalam bidang seni tari 48 jakarta, Gadis cilik Aisah Nur Safitri, siswa [Nama Sekolah], berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam Kompetisi Tari Tingkat Kota yang diadakan di bidang seni tari. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswa dari berbagai sekolah di kota. Dengan penampilan yang memukau, Aisah Nur Safitri berhasil memikat hati juri dan penonton. Ia menampilkan tarian yang sangat ekspresif dan penuh energi, sehingga membuatnya menjadi salah satu peserta yang paling menonjol dalam kompetisi ini. " Saya sangat senang dan bangga bisa menjadi Juara Harapan 1 dalam kompetisi ini," kata Aisah Nur Safitri. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru-guru dan keluarga saya yang telah mendukung saya sepanjang proses latihan." Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk terus mengembangkan bakat mereka dan mencapai prestasi yang lebih tinggi](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20251109-WA0213-120x86.jpg)


























