Dosen dan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon melaksanakan kegiatan observasi lapangan ke TK Alam Aceh Tengah dalam rangka memahami implementasi kurikulum pendidikan anak usia dini secara lebih kontekstual.
Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Kurikulum Pendidikan yang diampu oleh Bapak Dr. Al Musanna, M.Ag. Melalui kunjungan ini, mahasiswa diarahkan untuk tidak hanya melihat praktik pembelajaran secara umum, tetapi juga mencoba membaca pola, pendekatan, serta nilai-nilai yang mendasari setiap aktivitas yang dilakukan di lingkungan sekolah.
TK Alam Aceh Tengah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menerapkan konsep Back to Nature atau kembali ke alam. Oleh karena itu, kegiatan observasi ini dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi metode pembelajaran tersebut.
Tujuan Kegiatan
– Mengetahui penerapan metode pembelajaran berbasis alam.
– Mengamati sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar.
– Memahami bagaimana guru mengelola kelas terbuka dan interaksi dengan siswa.
Kondisi Lingkungan dan Sarana Prasarana
Kelas Terbuka : Ruang belajar tidak terbatas pada bangunan saja, tetapi memanfaatkan area terbuka, bawah pohon, dan halaman sekolah.
Alat Permainan: Mengutamakan alat permainan yang terbuat dari bahan alam (kayu, batu, tanah liat) dan bahan bekas yang didaur ulang (recycle).
Area Produksi: Tersedia lahan kecil untuk kegiatan berkebun, menanam sayuran atau tanaman lokal, sehingga anak belajar proses pertanian sederhana.
Metode Pembelajaran
Belajar Sambil Bermain : Anak-anak terlihat antusias karena materi disampaikan melalui permainan darn pengalaman langsung
Eksplorasi Alam : Siswa diajak mengenal jenis tanaman, hewan dan fenomena alam secara langsung, bukan hanya dari gambar di buku.
Pengembangan Karakter : Ditanamkan nilai kemandirian, kejujuran, tanggung jawab, dan cinta lingkungan sejak dini.
Integrasi Nilai Agama : Kegiatan belajar mengajar juga diselipkan nilai-nilai Islami dan budaya lokal yang sesuai deng kondisi masyarakat Aceh.
Interaksi Guru dan Siswa
– Hubungan antara guru dan murid terjalin sangat akrab, hangat, dan komunikatif.
– Guru lebih berperan sebagai fasilitator dan pembimbing, bukan satu-satunya sumber informasi
– Anak-anak terlihat lebih berani berekspresi, mandiri, dan tidak canggung.
TK Alam Aceh Tengah telah berhasil menerapkan konsep pendidikan alam yang sangat baik. Lingkungan yang nyaman dan metode yang menyenangkan membuat proses belajar menjadi lebih efektif. Anak tidak hanya diajar secara kognitif (otak), tetapi juga melatih motorik, emosi, dan spiritualitas.
Keamanan di area terbuka perlu terus diperhatikan mengingat usia anak yang masih sangat aktif.
Kerjasama dengan orang tua (komite) perlu terus ditingkatkan agar metode ini juga didukung di rumah.
penulis: RAYSHA NAURA DILLA Mahasiswa IAIN TAKENGON
254207035
Prodi: Pendidikan Islam anak usia dini Semester 2
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


























































