Pati, 28 Maret 2026 – Mahasiswa magang kependidikan dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas PGRI Semarang melaksanakan kegiatan sosialisasi mitigasi bencana gempa bumi dalam program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SDN Ngarus 02 Pati. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai langkah-langkah penanggulangan yang tepat saat terjadi gempa bumi.
Kegiatan sosialisasi ini melibatkan mahasiswa magang, kepala sekolah, serta peserta didik yang mengikuti dengan penuh antusias. Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara sistematis dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SDN Ngarus 02 Pati, Endang Sri Widyastuti. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang dinilai sangat bermanfaat bagi peserta didik dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ice breaking yang bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta meningkatkan fokus dan antusiasme peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa tampak lebih aktif dan siap mengikuti materi yang akan disampaikan.
Setelah itu, mahasiswa magang memberikan penjelasan materi mengenai mitigasi bencana gempa bumi. Materi yang disampaikan mencakup pengertian gempa bumi, penyebab terjadinya gempa, serta langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah gempa terjadi. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar.

Sumber :PDD, Ruang Kelas SD Negeri Ngarus 02 Pati, Sabtu (28/03/2026). (dok.PDD)
Untuk mengukur pemahaman siswa, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif berhadiah. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar diberikan apresiasi berupa hadiah sederhana. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan semangat belajar, tetapi juga membantu memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan.
Sebagai puncak kegiatan, dilaksanakan aksi nyata berupa simulasi penanganan bencana gempa bumi. Dalam simulasi ini, siswa diajak untuk mempraktikkan secara langsung langkah-langkah penyelamatan diri, seperti berlindung di tempat yang aman, melindungi kepala, serta melakukan evakuasi secara tertib. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa sehingga mereka lebih siap dalam menghadapi situasi darurat.

Sumber :PDD, Ruang Kelas SD Negeri Ngarus 02 Pati, Sabtu (28/03/2026). (dok.PDD)
Kepala sekolah, Endang Sri Widyastuti, juga menyampaikan, “Kegiatan sosialisasi mitigasi bencana seperti ini sangat penting untuk dilaksanakan di lingkungan sekolah. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung melalui simulasi, sehingga mereka lebih siap dan tidak panik ketika menghadapi situasi darurat seperti gempa bumi.”
Lebih lanjut, beliau menambahkan, “Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, karena edukasi kebencanaan sejak dini merupakan bekal penting bagi peserta didik. Dengan adanya peran mahasiswa magang, sekolah sangat terbantu dalam menanamkan budaya sadar bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan siswa.”
Selain itu, beliau juga mengungkapkan apresiasinya terhadap metode pembelajaran yang digunakan. “Pendekatan yang dilakukan sangat interaktif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Hal ini membuat siswa lebih antusias dalam mengikuti kegiatan dan mampu menyerap materi dengan baik.”
Hasil dari kegiatan sosialisasi ini menunjukkan bahwa peserta didik menjadi lebih memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi. Selain itu, siswa juga diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan serta selalu siap siaga dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana dapat tertanam sejak dini, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih aman dan tangguh terhadap bencana.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































