Bantul (MAN 4 Bantul)— Sebagai wujud rasa syukur atas Hari Lahir (Harlah) ke-57, seluruh civitas akademika MAN 4 Bantul melaksanakan muqaddaman Al-Qur’an dengan menuntaskan 17 kali khataman secara serentak pada Kamis (15/01/2026). Kegiatan yang berlangsung khusyuk di halaman MAN 4 Bantul ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X, XI, dan XII, seluruh guru dan karyawan, serta komite MAN 4 Bantul.
Muqaddaman tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan harlah yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan. Sejak pagi, halaman madrasah dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca serempak oleh seluruh peserta. Setiap siswa mendapatkan satu juz sesuai dengan nomor absen masing-masing, sehingga pelaksanaan khataman dapat berjalan tertib, teratur, dan selesai secara bersama-sama.
Kegiatan muqaddaman ini dipimpin oleh Muhammad Badruddin, guru MAN 4 Bantul, yang mengoordinasikan jalannya pembagian juz serta memastikan seluruh peserta menggunakan Al-Qur’an fisik, bukan dari gawai. Hal ini dilakukan untuk menjaga adab, kekhusyukan, dan kekhidmatan selama pembacaan Al-Qur’an berlangsung.
Muhammad Badruddin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar. “Alhamdulillah, muqaddaman dalam rangka harlah ke-57 MAN 4 Bantul dapat terlaksana dengan tertib dan khusyuk. Pembagian satu siswa satu juz sesuai nomor absen membuat kegiatan ini berjalan rapi, dan kami sengaja menggunakan Al-Qur’an fisik agar suasana membaca lebih fokus dan penuh adab,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa muqaddaman ini tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas usia MAN 4 Bantul yang ke-57, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan kecintaan seluruh civitas akademika terhadap Al-Qur’an. Kegiatan ini diharapkan membawa keberkahan bagi madrasah serta menguatkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari warga MAN 4 Bantul. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































