Mahasiswa kuliah pengabdian masyarakat (KPM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe, kelompok 78 mengikuti kegiatan penjengukan sekaligus Isra Mi’raj di pesantren unggul terpadu Sasbara (Sasmuyasdi Baiturrahman) Baharen kampung, Kecamatan Pematang Sidamanik, Pematang Siantar pada hari minggu (18/01/2026) siang.
Pemilik pesantren yaitu ustadz Suparno, S.Sos., M.Si. mengundang langsung mahasiswa KPM untuk membersamai kegiatan tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh para santri, pengurus pesantren, wali santri dan seluruh anggota kelompoI 78. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar sesama wali santri dengan seluruh ustadz dan ustadzah selaku pembimbing di pondok pesantren.
Melalui acara ini, para mahasiswa KPM dapat menjalin silaturahmi dengan masyarakat juga seluruh ustadz/ustadzah, santri/wati di pesantren sasbara. Ustadz Safri selaku penceramah pada acara Isra’ Miraj menyampaikan bahwa “peristiwa Isra Mi’raj merupakan ibadah sholat sebagaimana nabi meminta rakaat sholat di permudah dari 50 waktu sampai menjadi 5 waktu”.
Penulis: Ditta Kharima, mahasiswa KPM kelompok 78 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
Editor: Irsyad Siddik Siahaan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































