Bantul (MAN 4 Bantul) — Manembayo (MAN 4 Bantul Yogyakarta) kembali melaksanakan upacara bendera rutin setiap hari Senin sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa. Upacara pada Senin (19/01/2026) yang digelar di halaman MAN 4 Bantul berlangsung dengan tertib, lancar, dan khidmat. Seluruh warga madrasah mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesungguhan sejak awal hingga akhir pelaksanaan.
Petugas upacara pada kesempatan tersebut berasal dari siswa kelas X E2. Dengan persiapan yang matang, para petugas mampu menjalankan tugasnya dengan baik, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga pembacaan doa. Kekompakan dan ketelitian petugas mencerminkan hasil pembinaan yang berkelanjutan dari para guru serta semangat siswa dalam menjalankan tanggung jawab.
Bertindak sebagai pembina upacara, Eka Rahmawati, M.Pd., menyampaikan amanat yang menekankan nilai-nilai Isra’ Mi’raj, khususnya terkait keyakinan dan kewajiban siswa dalam kehidupan sehari-hari. Amanat tersebut disampaikan secara lugas dan menyentuh, sehingga mudah dipahami dan relevan dengan kondisi peserta didik.
Dalam amanatnya, Eka Rahmawati menegaskan pentingnya meneladani peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai penguat iman dan motivasi untuk menjalankan kewajiban. “Isra’ Mi’raj mengajarkan kepada kita tentang keyakinan yang kuat dan ketaatan terhadap perintah Allah. Sebagai siswa, kewajiban belajar, disiplin, dan berakhlak baik harus dijalankan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa siswa MAN 4 Bantul memiliki peran penting sebagai generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam nilai spiritual. Upacara rutin ini diharapkan menjadi sarana pembentukan karakter, menanamkan kedisiplinan, serta memperkuat nilai keimanan dalam kehidupan madrasah. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































