Garut, 10 Februari 2026 – Dunia pendidikan terus mengalami perubahan yang dinamis, seiring berkembangnya zaman, teknologi, dan karakter peserta didik. Di tengah arus perubahan tersebut, peran guru tidak lagi cukup hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembelajar yang terus bertumbuh. Kesadaran inilah yang mendorong Insan Faisal Ibrahim, S.Pd, guru di MIS Ar-Raudhotun Nur, untuk terus meningkatkan kapasitas dirinya dengan mengikuti Program Wardah Inspiring Teacher (WIT).
Wardah Inspiring Teacher (WIT) merupakan program apresiasi sekaligus pelatihan intensif gratis yang digagas oleh ParagonCorp dan ditujukan bagi para pendidik di seluruh Indonesia, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK/SLB. Program ini dirancang sebagai ruang pengembangan diri bagi guru agar mampu beradaptasi dengan tantangan pendidikan masa kini melalui pendekatan inovatif, penguatan kompetensi, serta pendampingan proyek pembelajaran yang berdampak nyata di kelas.
Program WIT tidak hanya menekankan aspek teknis pembelajaran, tetapi juga membangun kesadaran reflektif tentang jati diri guru. Peserta dibekali berbagai materi pengembangan kompetensi, termasuk pengenalan teknologi dan AI for Teacher, penguatan kepemimpinan pembelajaran, serta pengembangan proyek yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan lingkungan sekolah masing-masing.

Pada Modul ke-1, Insan Faisal Ibrahim mempelajari materi bertema “Menjadi Guru Belajar: Belajar Bertumbuh di Tengah Tantangan”. Modul ini mengajak para guru untuk kembali menempatkan diri sebagai pembelajar sejati. Seseorang yang tidak merasa paling tahu, tetapi terus membuka diri untuk belajar, berproses, dan bertumbuh di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan pendidikan.
Bagi Insan, terpilih sebagai peserta Program Wardah Inspiring Teacher merupakan sebuah keberuntungan yang luar biasa sekaligus pengalaman berharga. Ia menyadari bahwa proses untuk dapat bergabung dalam program ini tidaklah mudah. Para calon peserta harus melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, baik dari sisi administrasi, komitmen, hingga kesiapan untuk mengikuti seluruh rangkaian program. “Peserta WIT ini berasal dari seluruh pelosok provinsi di Indonesia. Latar belakangnya sangat beragam, mulai dari kondisi sekolah, tantangan wilayah, hingga pengalaman mengajar. Hal ini justru menjadi ruang belajar yang sangat kaya,” ungkap Insan.
Melalui interaksi dengan sesama guru dari berbagai daerah, Insan merasakan betapa luasnya perspektif pendidikan di Indonesia. Insan mengaku mendapatkan banyak refleksi baru yang selama ini luput dari pemahamannya. Menurutnya, Program WIT membuka kesadaran bahwa praktik mengajar yang selama ini dijalani masih membutuhkan banyak perbaikan dan penguatan. “Banyak sekali manfaat yang saya rasakan. Apa yang selama ini saya pahami ternyata masih jauh dari kata sempurna. Program ini membuat saya lebih jujur pada diri sendiri sebagai guru,” tuturnya.
Salah satu refleksi paling mendalam yang dirasakan Insan adalah pemaknaan ulang tentang profesi guru. Insan menegaskan bahwa mengajar bukan sekadar menjalankan kewajiban pekerjaan, dan mendidik tidak hanya dimaknai sebagai bentuk pengabdian semata. Lebih dari itu, menjadi guru adalah panggilan nurani yang lahir dari keikhlasan dan kesadaran batin. “Menjadi guru bukan hanya tentang tanggung jawab profesi, dan mendidik bukan sekadar pengabdian. Menjadi guru adalah nurani yang muncul dari keikhlasan,” ujarnya penuh makna.
Semangat belajar dan refleksi yang diperoleh dari Program Wardah Inspiring Teacher diharapkan dapat diimplementasikan Insan Faisal Ibrahim dalam praktik pembelajaran di MIS Ar-Raudhotun Nur. Ia berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik, sekaligus menumbuhkan karakter belajar sepanjang hayat di lingkungan madrasah.
Keikutsertaan Insan dalam Program Wardah Inspiring Teacher menjadi bukti bahwa guru yang hebat bukanlah guru yang merasa paling mampu, melainkan guru yang terus belajar, rendah hati, dan setia pada nuraninya. Dengan semangat tersebut, diharapkan akan lahir perubahan kecil namun bermakna yang membawa dampak besar bagi dunia pendidikan, khususnya bagi generasi masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































