Program pengenalan lapangan persekolahan (PLP) menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami berlima mahasiswa universitas Muhammadiyah prof. Dr.Hamka (UHAMKA) yang mendapatkan kesempatan melaksanakan PLP di sekolah SMK negeri 41 Jakarta. Kami berasal dari dua program studi yaitu yang terdiri dari tiga mahasiswa bimbingan dan konseling serta dua mahasiswa pendidikan bahasa Inggris. Melalui kegiatan ini, kami merasakan secara langsung bagaimana dunia sekolah yang sesungguhnya, tidak hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai bagian dari proses pendidikan.
Sejak hari pertama pelaksanaan PLP, kami mulai mengenal lingkungan sekolah budaya kerja, serta karakter peserta didik di SMK negeri 41 Jakarta kami mengikuti berbagai kegiatan di sekolah mulai dari observasi pembelajaran membantu guru dalam kegiatan kelas, hingga terlibat dalam administrasi sekolah seperti piket, pembagian MBG dan kami juga pernah ikut serta dalam kegiatan mpls yang di laksanakan di Bogor. dari proses ini, kami menyadari bahwa bagi menjadi pendidik tidak hanya tentang mengajar tetapi juga tentang kesiapan mental, tanggung jawab dan kemampuan beradaptasi.
Sebagai mahasiswa bimbingan dan konseling kami tidak hanya mendampingi guru BK dalam memberikan layanan bimbingan kelompok dan bimbingan individual tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengajar langsung di depan kelas titik kami menyampaikan materi bimbingan seperti stop bullying, perencanaan karir, bahaya merokok, disiplin, cara bijak penggunaan handphone bagi pelajar, dan masih banyak lagi. Pengalaman berdiri di depan kelas dan berinteraksi langsung dengan siswa menjadi momen yang menantang sekaligus membanggakan bagi kami.
Sementara itu rekan kami dari program studi pendidikan bahasa Inggris terlibat aktif dalam pembelajaran bahasa Inggris mereka membantu penyusun perangkat pembelajaran, menyampaikan materi, serta mendampingi siswa selama proses belajar mengajar. Melalui kegiatan ini, kami belajar bagaimana menyampaikan materi dengan cara yang menarik komunikatif, dan sesuai dengan karakter peserta didik SMK.
Selama menjalani PLP, kami juga menghadapi berbagai tantangan seperti mengelola kelas, menyesuaikan metode pembelajaran, serta membangun kedekatan dengan siswa. Namun dari tantangan tersebut kami belajar banyak hal terutama tentang pentingnya kesabaran, empati, dan kerja sama dalam dunia pendidikan.
Dengan bimbingan guru pamonginilah dan dosen pembimbing lapangan, kegiatan PLP di SMK negeri 41 Jakarta berjalan dengan lancar dan penuh makna melalui pengalaman ini kami berlima tidak hanya memperoleh pengalaman mengajar tetapi juga pembelajaran hidup tentang arti menjadi pendidik yang bertanggung jawab, profesional, dan peduli terhadap peserta didik. PLP menjadi jembatan penting bagi kami dari dunia kampus menuju dunia sekolah sekaligus bekal penghargaan untuk masa depan sebagai calon pendidik.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































