Bulakamba, Brebes – Seluruh siswa dan siswi SMK Muhammadiyah Bulakamba memenuhi halaman sekolah pada Jumat (7/11/2025) pagi untuk melaksanakan kegiatan rutin Salat Duha berjamaah. Kegiatan keagamaan ini menjadi agenda penting yang diselenggarakan oleh sekolah untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan karakter Islami di kalangan peserta didik.
Dipandu oleh Imam dan khatib, Ustad. M. Ilham, S.Pd.I, pelaksanaan Salat Duha berlangsung khidmat. Setelah salat, dilanjutkan dengan tausiah yang berfokus pada pentingnya pedoman hidup yang bersumber dari ajaran suci.
Pesan Sentral: Hidup Sesuai Al-Qur’an
Dalam kesempatan tersebut, M. Ilham, S.Pd.I., memberikan penekanan khusus mengenai pedoman hidup seorang muslim. Dalam kutipan langsung yang disampaikannya, beliau dengan tegas mengingatkan para siswa tentang fondasi kehidupan.
“Anak-anakku sekalian, jangan pernah lupakan bahwa Al-Qur’an adalah kompas hidup kita. Segala sesuatu yang kita lakukan, mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur, harus mencerminkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Penting bagi kalian untuk hidup sesuai Al-Qur’an agar selamat dunia dan akhirat,” ujar Ustad. M. Ilham, S.Pd.I., yang disambut anggukan serius dari para peserta.
M. Ilham juga mengajak siswa untuk menjadikan salat sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban, serta mempraktikkan akhlak mulia dalam interaksi sehari-hari. Ia secara tidak langsung menekankan bahwa integrasi ajaran agama dalam perilaku akan membentuk pribadi yang unggul dan berintegritas.
Apresiasi dari Pimpinan Sekolah
Kepala SMK Muhammadiyah Bulakamba, Heru Purwanto, S.Pd., S.Kom, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan keagamaan ini. Beliau memandang Salat Duha berjamaah bukan hanya ritual, tetapi juga upaya konkret sekolah dalam mewujudkan visi pendidikan yang holistik.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Pendidikan di SMK tidak hanya fokus pada keterampilan vokasi, tetapi juga pembentukan karakter. Kami percaya, siswa yang memiliki dasar agama kuat akan menjadi insan yang jujur, terampil, dan unggul di bidangnya,” tutur Heru Purwanto. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi benteng moral bagi siswa dalam menghadapi tantangan zaman.
Senada dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Kesiswaan, Agus Nurkholis, S.Pd.I, menyoroti dampak positif kegiatan ini terhadap kedisiplinan dan mental siswa. Agus Nurkholis menyatakan bahwa kedisiplinan dalam beribadah akan menjalar ke kedisiplinan dalam belajar dan berorganisasi.
Ia (Agus Nurkholis) menegaskan bahwa keterlibatan seluruh siswa dalam Salat Duha merupakan indikator keberhasilan program pembinaan kesiswaan. “Kegiatan ini membantu siswa mengawali hari dengan energi positif dan spiritual yang kuat. Kami mengamati, siswa yang rutin mengikuti kegiatan keagamaan cenderung memiliki prestasi akademik dan non-akademik yang lebih baik, serta memiliki etika yang baik pula,” pungkas Agus Nurkholis, S.Pd.I., seraya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten.
Agenda Rutin Pembentuk Karakter
Salat Duha berjamaah yang terselenggara di SMK Muhammadiyah Bulakamba ini merupakan bagian dari program keagamaan rutin yang bertujuan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki keunggulan spiritual dan moral. Kehadiran seluruh siswa dan siswi, serta dukungan penuh dari jajaran dewan guru dan pimpinan sekolah, membuktikan komitmen SMK Muhammadiyah Bulakamba dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan berpedoman teguh pada ajaran Islam.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































