Bantul (MAN 4 Bantul) – Senin (09/03/2026) aula MAN 4 Bantul bukan sekadar ruang pertemuan, pagi itu aula berubah menjadi panggung sunyi tempat ayat-ayat suci dilantunkan dan diuji ketepatannya. Seleksi Jalur Prestasi Tahfidz Terpadu (JPTT) digelar untuk menguji sekaligus mengonfirmasi capaian hafalan Al-Qur’an para calon murid baru yang sebelumnya telah mendaftarkan diri secara daring.
Seleksi ini tidak hanya menjadi proses administrasi semata, tetapi juga menjadi ruang pembuktian bagi para calon peserta didik yang memiliki prestasi dalam menghafal Al-Qur’an. Dalam proses seleksi tersebut, tim penguji melakukan kroscek langsung terhadap hafalan yang dimiliki oleh para peserta. Para calon murid diminta melantunkan ayat secara acak untuk memastikan kelancaran, ketepatan tajwid, serta kekuatan hafalan yang dimiliki.
Menariknya, capaian hafalan para peserta cukup beragam. Beberapa calon murid telah menghafal Juz 30 secara penuh, sementara sebagian lainnya bahkan telah mencapai satu hingga dua juz hafalan. Hal ini menunjukkan tingginya minat dan kesungguhan generasi muda dalam menjaga dan menghafal Al-Qur’an sejak usia sekolah.
Proses seleksi dipandu oleh tim penguji yang berpengalaman, yakni Muhammad Badruddin, Bisyri Mustafa, dan Sunaryadi. Ketiganya secara bergantian menyimak hafalan para peserta dengan teliti, sekaligus memberikan arahan kepada calon murid agar tetap tenang saat menyetorkan hafalan.
Muhammad Badruddin menjelaskan bahwa seleksi ini memang difokuskan untuk memastikan keaslian serta kualitas hafalan para peserta.
“Seleksi ini bertujuan untuk mengkroscek capaian tahfidz yang telah dituliskan saat pendaftaran. Kami ingin memastikan bahwa hafalan tersebut benar-benar dimiliki oleh calon siswa, baik dari segi kelancaran, ketepatan tajwid, maupun kekuatan ingatannya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kemampuan hafalan para peserta cukup menggembirakan. Menurutnya, hal tersebut menjadi sinyal positif bahwa minat terhadap tahfidz Al-Qur’an di kalangan generasi muda terus berkembang.
Melalui seleksi JPTT Tahfidz ini, MAN 4 Bantul berharap dapat menjaring peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan kuat dengan Al-Qur’an. Dengan demikian, madrasah dapat terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, sekaligus menjaga cahaya Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































