PONOROGO, 8 Februari 2026 – Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah Sukorejo, Ponorogo, membuktikan bahwa tradisi keilmuan klasik dan teknologi digital dapat berjalan beriringan. Atas dedikasinya dalam memelopori digitalisasi di lingkungan pesantren, lembaga ini dianugerahi penghargaan bergengsi kategori “Digital Transformation” dalam ajang Jawa Pos Radar Madiun Education Awards 2025.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan strategi komunikasi dan edukasi bertajuk “Mondok Aja”, sebuah gerakan yang digelorakan Darul Falah untuk memodernisasi wajah pendidikan pesantren di mata masyarakat luas.
Transformasi Digital dari Kitab hingga Manajemen Pesantren yang kini menaungi lebih dari 1.500 santri ini telah memulai langkah beraninya sejak 2021 dengan meluncurkan aplikasi Kitab Kuning Digital. Melalui platform ini, santri pada jenjang MTs dapat mengkaji kitab-kitab fundamental seperti Alfiyah dan Akhlak lil Banin melalui perangkat digital tanpa kehilangan esensi metode “makna” tradisional.
Selain itu, Darul Falah juga mengintegrasikan seluruh proses belajar-mengajar melalui Learning Management System (LMS) yang dikembangkan sejak 2022. Ekosistem ini didukung oleh Dafa Pustaka, perpustakaan digital dengan ratusan judul buku yang mencatat rata-rata 300 pengguna aktif setiap harinya.
Konektivitas Orang Tua Melalui Aplikasi “Mondok Aja” Inovasi paling mutakhir adalah peluncuran aplikasi “Mondok Aja”, hasil pengembangan dari Santri Information System (SIS). Aplikasi ini menjadi solusi bagi wali santri untuk memantau kehadiran, perkembangan akademik, hingga administrasi keuangan putra-putrinya secara real-time dari mana saja.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah Sukorejo, Riza Arif Achmadi, S.Th.I, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah buah dari komitmen seluruh pengajar dan santri.
“Kami ingin santri terbiasa dengan dunia digital tanpa meninggalkan khazanah keilmuan klasik. Teknologi adalah alat bagi kami untuk memperkuat adab dan ilmu agama, agar santri tidak hanya siap kerja, tapi siap menghadapi tantangan zaman dengan integritas,” ujar Riza Arif Achmadi saat menerima penghargaan tersebut.
Catatan Praktisi: Standar Baru Pendidikan Vokasi Spiritual Ahmad Madani, seorang praktisi vokasi nasional sekaligus pengamat pendidikan yang mengikuti perkembangan Darul Falah, menilai capaian ini sebagai standar baru bagi dunia pesantren.
“Apa yang dilakukan Darul Falah melalui kampanye ‘Mondok Aja’ bukan sekadar rebranding, melainkan transformasi fundamental. Mereka berhasil membuktikan bahwa pesantren bisa menjadi ekosistem pendidikan yang akuntabel, transparan, dan sangat relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini,” ungkap Ahmad Madani.
Penghargaan Jawa Pos Radar Madiun Education Awards 2025 ini diharapkan semakin memotivasi institusi pendidikan lain di Jawa Timur untuk terus berinovasi dalam mencetak generasi unggul yang cakap digital dan berkarakter mulia.
Tentang Pondok Pesantren Darul Falah Sukorejo: Terletak di Sukorejo, Ponorogo, Pondok Pesantren Darul Falah adalah institusi pendidikan Islam yang berfokus pada penggabungan kurikulum salaf dan modern. Dengan visi mencetak generasi Mutafaqqih Fiddin yang mandiri, Darul Falah terus menjadi pionir dalam integrasi teknologi informasi di lingkungan pesantren.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































