Bantul ( MTsN 4 Bantul) – MTsN 4 Bantul menggelar kegiatan Pengajian Isra Mi’raj pada Kamis (15/01/2026) di Masjid Baitul il’mi, masjid madrasah setempat.Pengajian tersebut dengan mengambil tema ” Meneladani Perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan kewajiban beribadah”.
Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari,S.Pd.,Si., M.Pd. dalam sambutannya mengatakan ,” Anak-anak hari ini kita mengadakan kegiatan isra mi’raj untuk mengenang perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa untuk menerima perintah salat lima waktu. Peristiwa itu menjadi bukti kebesaran Allah SWT dan pengingat akan pentingnya salat sebagai tiang agama, serta momentum untuk memperkuat iman dan ketaatan. Untuk lebih jelasnya nanti akan disampaikan oleh ustadz Baskoro.” ungkap Sugeng. ” semoga dengan meneladani sikap Rasulullah anak – anak semua selalu diberikan kesehatan, kemudahan dalam segala hal. ” tambahnya.
Pemateri dalam pengajian tersebut, ustadz R. Baskoro Dwi Martono, S. PD.I dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa seolah – olah agama Islam itu kejam. Hal tersebut jika dilihat dari perang-perang yang ada. Mulai dari Perang Badar dan perang – perang yang lain. Padahal Muhammad itu adalah sosok yang sangat pengasih. ” Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan tentang perjalanan Nabi ke Sidratul Muntaha dengan kendaraan yang bernama buroq. Selama perjalanannya nabi ditunjukkan ada surga dan neraka . Selanjutnya Nabi Muhammad diperintahkan oleh Allah untuk menjalankan salat 50 kali namun Nabi merasa keberatan dan pada akhirnya diputuskan menjadi lima kali.” ungkap Baskoro. Selain itu Baskoro juga menyampaikan surah terkait isra mi’raj yaitu Surah Al-Isro (surah 17) yang menyebutkan ” Maha Suci Dia yang telah membawa hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, yang sekitarnya telah kami berkati agar kami dapat memperlihatkan kepadanya dari tanda-tanda Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” Pada akhir tausiahnya ustadz Baskoro berpesan kepada para siswa agar selalu menjalankan salat lima waktu dengan tertib. ” Anak-anak sebagai umat islam yang meneladani sikap Rosulullah sebaiknya kalian selalu menjalankan salat lima waktu dengan tertib karena salat adalah tiang agama.”tutur Baskoro. (rtm).
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































