Bantul (MTsN 4 Bantul)- Suasana religius dan penuh semangat terasa di lingkungan MTsN 4 Bantul selama pelaksanaan Pesantren Ramadan 1447 H/2026 M. Kegiatan ini menjadi salah satu program pembinaan keagamaan yang dilaksanakan madrasah.
Penyelenggarakan Pesantren Ramadan hari ke dua pada Kamis, (12 /03/202)6, mulai pukul 07.00 hingga 18.30 WIB di kompleks madrasah. Selama dua hari penuh, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya untuk menambah pengetahuan keagamaan, tetapi juga membentuk karakter dan kedewasaan spiritual. Beragam materi disajikan dalam kegiatan ini.
Pada sesi Klinik Tahsin dan Fahmil Al-Qur’an, siswa dibimbing memperbaiki bacaan Al-Qur’an dengan mempelajari sifat huruf, waqaf dan ibtida’, serta pemahaman ayat-ayat tentang pergaulan remaja dan bullying. Materi ini diharapkan mampu menanamkan pemahaman bahwa nilai-nilai Al-Qur’an relevan dengan kehidupan remaja masa kini. Selain itu, siswa juga mendapatkan materi tata cara shalat, yang meliputi bacaan shalat, praktik shalat berjamaah, serta pemahaman tentang makmum masbuq.
Pada sesi adab, para peserta diajak memahami etika pergaulan remaja yang sehat sekaligus menyadari dampak negatif perilaku perundungan (bullying). Kegiatan semakin menarik dengan hadirnya kisah-kisah perjuangan para nabi yang mengandung nilai keteladanan, sesi mengenal diri untuk membangun kesadaran potensi pribadi, serta refleksi harian yang membantu siswa merenungkan pengalaman spiritual selama mengikuti pesantren ramadan. Sementara itu, video inspiratif dan kajian menjelang Maghrib menjadi penutup kegiatan sebelum seluruh peserta melaksanakan buka puasa bersama.
Kepala MTsN 4 Bantul Sugeng Muhari, berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi perkembangan spiritual siswa. Sugeng menuturkan bahwa pesantren Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sarana pembinaan karakter. “Melalui kegiatan ini diharapkan siswa mengalami peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an (tahsin), memahami makna ayat yang dipelajari, tidak hanya sekadar menghafal. Selain itu, siswa juga diharapkan mampu mempraktikkan adab yang baik dalam kehidupan sehari-hari serta membangun kebiasaan ibadah yang konsisten seperti shalat berjamaah, tadarus, dan berdoa,” ungkapnya. Antusiasme siswa pun terlihat jelas selama kegiatan berlangsung.
Pesantren Ramadan di MTsN 4 Bantul pun menjadi bukti bahwa pembelajaran di madrasah tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga berupaya menumbuhkan karakter religius, kesadaran diri, dan akhlak mulia pada generasi muda.(yul)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































