Bangkalan (26/1). Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam mencetak pesilat yang tidak hanya tangguh di gelanggang, tetapi juga memiliki integritas karakter. Hal ini disampaikan oleh Ketua PERSINAS ASAD Jawa Timur, Prof. Dedid Cahya Happyanto, saat membuka secara resmi Musyawarah Kabupaten (Muskab) V PERSINAS ASAD Bangkalan pada Minggu (25/1).
Dalam sambutannya, Prof. Dedid menekankan bahwa profesionalisme dan karakter luhur harus menjadi identitas utama setiap pesilat di bawah naungan PERSINAS ASAD.
Menurut Prof. Dedid, pencapaian medali bukanlah satu-satunya parameter keberhasilan. Pembangunan budaya organisasi yang kuat menjadi fondasi agar prestasi tersebut dapat bertahan lama dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Pesilat PERSINAS ASAD tidak cukup dikenal karena prestasinya saja. Mereka harus menjadi pribadi yang profesional, menjunjung tinggi nilai budaya, dan memiliki karakter luhur sebagai jati diri bangsa,” tegas Prof. Dedid.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Muskab merupakan amanat konstitusional yang diatur dalam AD/ART organisasi (Bab VII Pasal 24 ayat 3). Forum ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang evaluasi strategis untuk menentukan arah kepengurusan ke depan.
“Ada beberapa poin pPenting pengembangan organisasi diantaranya, Keanggotaan IPSI, yakni PERSINAS ASAD kini telah resmi tergabung dalam keanggotaan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur,” ujarnya.
Ia melanjutkan, Eksistensi Nasional, yakni pengakuan luas dari masyarakat menunjukkan bahwa pola pembinaan organisasi semakin diterima secara nasional. Mekanisme Demokratis, yakni Muskab menjadi wadah untuk memilih nakhoda baru dan menyusun program kerja yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Bangkalan, Abdullah Damanhuri, memandang Muskab V sebagai titik balik untuk melakukan refleksi organisasi. Ia mengajak seluruh elemen untuk menyikapi perbedaan pandangan sebagai energi positif dalam merumuskan gagasan.
“Kami berharap Muskab ini melahirkan kepengurusan yang solid dan amanah. Program kerja yang disusun pun harus relevan dengan kebutuhan pembinaan atlet saat ini, agar PERSINAS ASAD Bangkalan semakin disegani di tingkat daerah maupun nasional,” ungkap Abdullah.
Melalui Muskab V ini, PERSINAS ASAD Bangkalan diharapkan dapat melahirkan inovasi baru dalam metode kepelatihan yang memadukan kearifan pencak silat tradisional dengan sport science modern, demi mencetak atlet-atlet bermental juara yang berakhlak mulia.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































