Bantul (MTsN 9 Bantul)—Tim Adiwiyata MTsN 9 Bantul melaksanakan kegiatan panen buah jambu Jamaika yang ditanam dan dirawat langsung oleh para siswa di lingkungan madrasah, Jumat (23/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis lingkungan sekaligus wujud rasa syukur atas hasil kerja keras bersama.
Panen jambu Jamaika tersebut tidak hanya menjadi sarana praktik pembelajaran, tetapi juga memperkuat karakter siswa dalam mencintai alam, bekerja sama, serta menghargai proses. Hasil panen dimanfaatkan secara bersama dan dibagikan kepada siswa, guru, serta pegawai MTsN 9 Bantul sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial.
Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini mengandung nilai edukatif yang penting bagi pembentukan karakter siswa.
“Kegiatan panen ini tidak hanya mengajarkan siswa untuk mencintai dan merawat lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai syukur, berbagi, dan tanggung jawab. Inilah esensi pendidikan karakter dalam Program Adiwiyata,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, MTsN 9 Bantul terus berkomitmen membangun budaya peduli lingkungan serta menumbuhkan karakter positif siswa secara berkelanjutan, sejalan dengan semangat madrasah berwawasan lingkungan. (ss)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































