Bantul – MTsN 4 Bantul ( 4 Maret 2026) Pembelajaran Bahasa Jawa di MTsN 4 Bantul berlangsung dengan suasana berbeda dan lebih interaktif. Guru Bahasa Jawa memanfaatkan media televisi sebagai sarana pembelajaran materi paugeran tembang macapat Gambuh bagi siswa kelas VIII
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan di ruang kelas dengan memanfaatkan televisi sebagai media untuk menampilkan video pembelajaran tembang macapat. Melalui tayangan tersebut, siswa dapat melihat dan mendengarkan secara langsung contoh pelafalan, guru lagu, guru wilangan, serta karakter tembang Gambuh secara lebih jelas.
Dalam pembelajaran ini, guru menjelaskan bahwa tembang Gambuh memiliki paugeran:
Guru gatra: 5 baris
Guru wilangan: 7, 10, 12, 8, 8
Guru lagu: u, u, i, u, o
Melalui media televisi, siswa tidak hanya membaca teori dari buku, tetapi juga menyimak contoh tembang yang dilagukan dengan benar. Hal ini membantu siswa memahami perbedaan panjang pendek suku kata serta akhiran bunyi pada setiap baris.
Suasana kelas menjadi lebih hidup karena siswa diajak untuk:
Mengamati tayangan tembang Gambuh
Mencatat paugeran yang terdapat dalam video
Berdiskusi kelompok mengenai struktur tembang
Mencoba melagukan tembang Gambuh secara bersama-sama
Dengan penggunaan media televisi, pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak monoton. Siswa tampak antusias dan lebih mudah memahami materi karena mendapat pengalaman belajar secara visual dan auditori sekaligus.
Guru Bahasa Jawa berharap inovasi pembelajaran ini dapat meningkatkan minat siswa dalam melestarikan budaya Jawa, khususnya tembang macapat, sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap terjaga di kalangan generasi muda.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































