Makassar, 14 Maret 2026 – Audrey Bilbina Hamdani Salim, siswi kelas 12 SMAN 3 Makassar berusia 16 tahun, terus mencuri perhatian dengan prestasi gemilang di bidang olimpiade sains. Dari kecintaan membaca sejak usia 3 tahun hingga menyabet medali emas bertubi-tubi di ajang nasional, perjalanan Audrey menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia.
Kisah sukses Audrey dimulai sejak sangat dini. Masuk SD di SDN Cendrawasih Makassar pada usia 4 tahun 8 bulan sebagai salah satu siswi termuda, ia langsung jatuh cinta pada pelajaran IPA dan matematika. Bahkan di kelas 1 SD, ia mewakili sekolah untuk wawancara di Koran Tribun Timur—dipilih karena fakta unik sebagai siswi termuda yang berprestasi. Hobi multitalentanya pun mewarnai masa kecil: bernyanyi, memainkan piano, gitar, biola, dance, tari tradisional, berenang, melukis, menggambar sketsa, memahat patung—termasuk menciptakan replika Patung Merlion ikonik Singapura—serta menulis novel di Wattpad seperti “Aku, Kamu, dan Mereka”.
Di SMPN 1 Makassar, Audrey semakin bersinar. Ia aktif sebagai agen anti-bullying, duta baca, dan perwakilan festival 8 kota Makassar. Prestasi pertamanya mencakup medali perunggu Olimpiade Sains Pelajar se-Indonesia bidang matematika, plus juara 3 lomba tari tradisional berkelompok di Pekan Raya Kota Makassar. Meski sempat gagal lolos provinsi OSN bidang matematika, pengalaman itu justru memotivasi ia terus belajar lebih giat.
Memasuki SMAN 3 Makassar, laju prestasinya tak terhenti. Di kelas 10 tahun 2023, ia raih medali emas Kompetisi Sains Pelajar se-Indonesia bidang matematika, perak Kompetisi Sains Indonesia bidang matematika, serta perunggu Indonesian Science Competition bidang fisika. Tahun 2024 di kelas 11 semakin membara: emas Olimpiade Sains Hardiknas matematika, emas Olimpiade Sains Siswa Nasional kimia, emas Kejuaraan Sains Siswa Nasional astronomi, serta dua emas South East Asia Olympiad of Science Medicine (kedokteran dan matematika).
Tak hanya akademik, Audrey aktif di ekstrakurikuler. Ia bergabung dengan klub bahasa Inggris “British” dan menjadi tutor matematika di Study Club SMAN 3 Makassar. “Saya ingin terus mengejar ilmu dan berbagi dengan teman-teman,” ujar Audrey saat dihubungi tim redaksi. Prestasi Audrey membuktikan bahwa bakat dini, ketekunan, dan minat luas bisa membawa anak muda Makassar ke panggung nasional. SMAN 3 Makassar bangga memiliki siswi seperti ia, yang kini menjadi teladan bagi ribuan pelajar di Sulawesi Selatan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































