Surabaya, 23 Maret 2026 – Usia 22 tahun tak menghalangi Sobron Jamil Pahlevi, anak kampung asal Riau, untuk berbakti. Mahasiswa University of Jordan ini turun tangan membantu pengungsi Palestina dan Suriah di kamp-kamp Yordania, menyalurkan bantuan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan dasar langsung ke tenda-tenda mereka.
Alumni Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro yang selalu juara 1-3 di madrasah ini menunjukkan jiwa sosialnya di tengah rutinitas kuliah. “Saya lihat saudara kita menderita, tak bisa diam saja,” kata Sobron saat mengawal truk bantuan ke kamp Zaatari, rumah bagi ribuan pengungsi Suriah, dan kamp-kamp lain untuk warga Palestina.
Petualang ulung ini punya pengalaman solo travel ke Pulau Jawa, Sumatra, Bangladesh, Malaysia, Saudi Arabia, hingga Turki—semua dengan ransel dan semangat pantang menyerah.
Pengalaman itu melatihnya beradaptasi di lapangan, dari mendata kebutuhan hingga berbincang dengan anak-anak pengungsi dalam bahasa Arab sederhana.
Aksi Sobron, yang didukung relawan lokal dan LSM internasional, telah membagikan ratusan paket bantuan. Kisahnya viral di media sosial, menginspirasi pemuda Indonesia: dari kampung Riau ke garis depan kemanusiaan di Timur Tengah. “Prestasi akademik penting, tapi berbagi lebih mulia,” tutupnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

































































