Desa Wara, 17 Juli 2025 — Demi menciptakan lingkungan kerja yang aman dan petani yang lebih sehat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin menggelar Sosialisasi Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Saat Penyemprotan Tanaman di Balai Desa Wara.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya melindungi diri dari paparan pestisida, yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan jika diabaikan. Melalui sosialisasi ini, petani diperkenalkan pada berbagai jenis APD seperti masker, sarung tangan, kacamata pelindung, pelindung tubuh, hingga sepatu kerja. Selain itu, peserta juga mendapatkan panduan cara menggunakan APD yang benar agar perlindungan yang diberikan optimal.
Materi disampaikan secara interaktif dengan penjelasan mengenai risiko kesehatan akibat paparan pestisida—mulai dari iritasi kulit, gangguan pernapasan, hingga efek jangka panjang seperti kerusakan organ. Diskusi dilengkapi dengan simulasi pemakaian APD, sehingga para petani dapat langsung mempraktikkan cara penggunaannya.
“Kami ingin memastikan para petani tidak hanya produktif, tetapi juga aman dan sehat. Keselamatan kerja adalah kunci keberlanjutan sektor pertanian,” ujar Nurhikmah Ruslan selaku penanggungjawab kegiatan dari KKN-T Unhas.
Kepala Desa Wara turut menyampaikan apresiasi, “Sosialisasi ini sangat penting, karena kesehatan petani adalah fondasi dari ketahanan pangan desa. Saat ini banyak petani yang mengalami gangguan kesehatan karena kurangnya kepedulian terhadap diri sendiri saat menggunakan pestisida.”
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para petani Desa Wara akan lebih disiplin menggunakan APD setiap kali melakukan penyemprotan tanaman, sehingga dapat bekerja dengan lebih aman, sehat, dan produktif. Langkah sederhana ini diyakini mampu menciptakan pertanian yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan dan ramah kesehatan.