Takengon | Aceh Tengah – Curah hujan tinggi yang melanda Aceh Tengah dalam beberapa hari terakhir menyebabkan genangan air di berbagai titik, termasuk di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Jalan Elak, Paya Ilang, Kecamatan Bebesen. Di tengah kondisi tersebut, para petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Yang bertugas di lokasi tersebut melakukan penanganan agar area TPS tetap dapat digunakan masyarakat tanpa hambatan, Jumat (21/11/25).
Genangan air sempat merendam sebagian area TPS dan membuat permukaan tanah menjadi licin serta becek. Meski situasi tidak mendukung, petugas tetap bekerja dalam kondisi basah dan berlumpur. Mereka membuka bagian saluran air yang tersumbat, membuang endapan lumpur, serta mengatur kembali tumpukan sampah agar aliran air dapat mengalir keluar dengan lancar.
Salah satu upaya penting dilakukan dengan mengalihkan air hujan yang tertahan menggunakan bantuan pembobot beton ke jalur pembuangan yang sudah disiapkan. Langkah tersebut cukup efektif mengurangi genangan dan memungkinkan area TPS kembali berfungsi normal.

Pengawas TPS, Andi, menjelaskan bahwa salah satu penyebab genangan di lokasi adalah jalur pembuangan air yang sebelumnya terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Kondisi ini membuat air mudah tertahan dan menggenang di sekitar TPS. Ia menyebutkan bahwa petugas kemudian memperlebar jalur tersebut agar aliran air lebih lancar dan tidak kembali menumpuk di area pembuangan sampah. Menurut Andi, perbaikan jalur pembuangan ini penting untuk menjaga agar TPS tetap kering, tidak becek, dan lebih aman digunakan masyarakat saat membuang sampah.
Di sisi lain, masyarakat juga mulai merasakan manfaat dari penanganan cepat yang dilakukan petugas. Rina (39), salah seorang warga yang sedang membuang sampah di lokasi, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, petugas sudah bekerja sangat maksimal meski cuaca tidak mendukung. “Kalau tidak ditangani cepat, TPS pasti becek sekali. Kami jadi susah membuang sampah. Saya sangat berterima kasih karena petugas tetap bekerja meskipun hujan,” ujarnya.
Rina berharap masyarakat juga ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya dan tidak meletakkan sampah di luar kontainer. Menurutnya, kebersihan TPS merupakan tanggung jawab bersama agar tidak menimbulkan bau dan tetap nyaman digunakan oleh semua warga.
Upaya penanganan genangan hari itu menunjukkan pentingnya kolaborasi antara petugas dan masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap bersih, terutama saat cuaca ekstrem. Kedisiplinan warga dalam membuang sampah dengan benar dan tidak membuang bangkai hewan ke TPS menjadi langkah sederhana namun berdampak besar untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan sekitar.
Dengan kerja keras petugas dan dukungan masyarakat, TPS dapat terus berfungsi dengan baik meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu. (hs)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































