Praktik lapang merupakan salah satu kegiatan wajib bagi mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai bentuk penerapan ilmu yang telah dipelajari di kelas. Pada tanggal 6–8 November 2025, mahasiswa melakukan kegiatan praktik lapang di Dusun Garege, sebuah wilayah yang cukup dikenal sebagai sentra produksi tomat. Fokus utama kegiatan ini adalah memahami pengelolaan pasca panen dan strategi pemasaran yang dilakukan oleh petani lokal. Dua petani yang menjadi responden dalam wawancara yaitu Pak Bardin dan Pak Bahar, yang keduanya memiliki pengalaman sebagai petani tomat dan cabai.
Dari hasil wawancara, ditemukan bahwa proses pasca panen memiliki peran penting dalam menjaga kualitas tomat hingga ke tangan pembeli. Setelah dipanen, Pak Bardin menjelaskan bahwa ia selalu menempatkan tomat di tempat yang teduh dan tidak terkena panas langsung. Tomat yang baru dipanen akan disortir berdasarkan tingkat kematangan dan kondisi fisiknya. Tomat yang masih segar dan tidak rusak dipisahkan untuk dijual, sementara tomat yang rusak biasanya dikonsumsi sendiri atau dijual dengan harga lebih rendah.
Responden kedua, Pak Bahar, memberikan keterangan yang kurang lebih sama. Ia menyampaikan bahwa tomat yang baru dipetik harus disimpan di keranjang atau wadah yang memiliki sirkulasi udara agar tomat tidak cepat busuk. Selain itu, Bahar menegaskan bahwa penyortiran adalah langkah yang tidak bisa dilewatkan karena memengaruhi harga jual nantinya. Semakin baik kualitas tomat, semakin besar peluang mendapatkan harga lebih tinggi.
Kendala utama yang dihadapi kedua petani adalah cepat rusaknya tomat, terutama saat musim panas atau musim hujan. Menurut Pak Bardin, pada musim hujan tomat mudah busuk karena tingkat kelembapan yang tinggi. Sementara itu, saat musim panas, permukaan tomat lebih cepat layu sehingga tidak tahan lama. Kendala lainnya adalah harga tomat yang sangat fluktuatif. Saat produksi melimpah, harga di pasar turun drastis sehingga pendapatan petani menjadi tidak stabil.
Pak Bahar juga menambahkan bahwa biaya pengangkutan tomat seringkali tidak sebanding dengan harga jual ketika harga pasar menurun. Hal ini membuat petani harus berhitung secara matang agar tidak mengalami kerugian besar.
Dalam hal penentuan harga, kedua petani sepakat bahwa harga tomat sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar. Pak Bardin mengatakan bahwa ia biasanya mengikuti harga pasar yang ditentukan oleh pengepul atau pasar tradisional. Jika harga sedang bagus, maka keuntungan petani meningkat. Namun jika harga turun, petani terpaksa menjual dengan harga rendah agar tomat tidak rusak saat menunggu pembeli.
Pak Bahar menambahkan bahwa ia sering mengecek harga melalui petani lain atau pengepul sehingga bisa menyesuaikan harga jual. Keduanya sepakat bahwa penentuan harga jual tidak bisa dilakukan secara sepihak, tetapi mengikuti mekanisme pasar dan kualitas komoditas yang ditawarkan.
Pemasaran adalah salah satu aspek penting dalam agribisnis. Pak Bardin menjelaskan bahwa ia biasanya menjual hasil panen kepada pengepul yang datang langsung ke kebun. Ia hanya perlu menghubungi pengepul melalui telepon, dan pengepul akan datang mengambil tomat yang sudah dipanen dan disortir. Cara ini dianggap lebih praktis karena menghemat tenaga dan waktu.
Berbeda dengan Pak Bardin, Pak Bahar memanfaatkan media sosial seperti grup WhatsApp untuk memasarkan tomat. Ia sering mengirimkan foto kondisi tomat yang baru dipanen sehingga pembeli dapat melihat kualitasnya secara langsung. Menurut Bahar, cara ini lebih cepat dan membantu menjangkau pedagang dari luar daerah yang mungkin membutuhkan pasokan tomat dalam jumlah besar.
Dalam hal promosi, kedua petani memiliki strategi yang cukup sederhana namun efektif. Pak Bardin biasanya menyampaikan bahwa tomat yang dijual adalah tomat segar yang baru dipanen, tanpa penggunaan bahan kimia berlebihan. Menurutnya, informasi ini penting agar pembeli merasa yakin dengan keamanan produk.
Pak Bahar juga melakukan hal serupa. Ia mengirimkan foto-foto tomat langsung dari kebun. Ia percaya bahwa visual adalah cara terbaik untuk menunjukkan kualitas. Pembeli bisa melihat warna, ukuran, dan kondisi tomat, sehingga mereka lebih percaya dan tertarik membeli.
Baik Pak Bardin maupun Pak Bahar mengungkapkan bahwa petani masih membutuhkan edukasi mengenai cara menjaga kesegaran tomat agar tidak cepat rusak. Mereka juga membutuhkan pengetahuan tentang teknik penyimpanan yang lebih modern, terutama ketika harus mengirim tomat ke luar daerah. Selain itu, mereka sangat berharap ada pelatihan pemasaran digital agar mampu bersaing di era teknologi saat ini.
Kedua responden menyampaikan harapan yang sama, yaitu adanya pelatihan, bantuan pemasaran, dan akses informasi yang lebih mudah. Mereka juga berharap pemerintah atau lembaga terkait dapat membantu menciptakan pasar yang lebih stabil sehingga harga tomat tidak terlalu fluktuatif. Pak Bardin berharap ada pelatihan pembuatan pupuk organik agar kualitas produksi bisa meningkat. Sementara Pak Bahar berharap ada dukungan dalam pemasaran online dan pembukaan pasar ekspor agar hasil panen tomat memiliki nilai jual lebih tinggi.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































