KARIMUN — PT MSM Tiga Matra Satria menyatakan kesiapan untuk segera melakukan pemasangan sistem parkir manless di sejumlah lokasi strategis, termasuk RSUD dan pasar, sembari menunggu penandatanganan kontrak resmi dari masing-masing pengelola fasilitas.
Perwakilan PT MSM Tiga Matra Satria, Rudi Theodorus, menegaskan bahwa secara regulasi dan hukum, perusahaan telah memiliki dasar kerja sama yang kuat melalui nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pemerintah daerah. Namun demikian, PT MSM memilih tetap menunggu izin dan persetujuan formal dari pemilik atau pengelola gedung sebelum melakukan pemasangan fisik sistem.
“Kami memahami betul regulasi dan kekuatan hukum yang ada. MoU dan PKS dengan pemerintah daerah itu memang kuat, tapi izin dari pemilik gedung tetap kami hormati. Kami ingin semua berjalan bersih dan jelas, agar tidak ada dusta di antara kita,” ujar Rudi, Selasa (21/1/2026).
Hormati Prosedur, Jaga Etika Kerja Sama
Rudi menambahkan, sikap tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian dan etika profesional PT MSM dalam menjalankan proyek layanan publik. Menurutnya, penerapan sistem parkir manless tidak hanya soal kesiapan teknologi, tetapi juga kepastian administratif agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.
Sistem parkir manless sendiri dirancang untuk meningkatkan efisiensi layanan, transparansi transaksi, serta kenyamanan pengguna, khususnya di fasilitas publik dengan tingkat kunjungan tinggi seperti rumah sakit dan pasar.
Siap Jalan Begitu Kontrak Ditandatangani
PT MSM memastikan seluruh perangkat dan infrastruktur pendukung telah disiapkan. Begitu kontrak ditandatangani oleh pihak RSUD dan pengelola pasar, proses pemasangan dapat langsung dilakukan tanpa menunggu waktu lama.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen PT MSM Tiga Matra Satria untuk mengedepankan kepastian hukum, keterbukaan, dan saling menghormati dalam setiap kerja sama, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan kepentingan masyarakat luas.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































