TELUK KUANTAN Semangat pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus menunjukkan hasil positif. Salah satu bukti nyatanya adalah kehadiran pemain muda berbakat bernama Ramadian Marlius, penjaga gawang tangguh yang kini memperkuat SSB Guntor, klub binaan dari Kecamatan Gunung Toar.
Ramadian merupakan anak dari pasangan Triwan Marlius dan Lindawati. Di balik usianya yang masih muda, siswa kelas 6 SD Negeri 013 Pintu Gobang Kari ini telah menunjukkan kemampuan luar biasa di bawah mistar gawang. Dengan refleks cepat, keberanian tinggi, serta disiplin latihan yang konsisten, Ramadian mulai dikenal di kalangan sepak bola usia dini Kuansing.
Kiper Muda yang Penuh Semangat
Dalam berbagai laga, Ramadian tampil percaya diri menjaga gawang timnya. Ia tidak ragu melompat menangkap bola-bola sulit dan sering menjadi penyelamat tim saat menghadapi serangan lawan.
Pelatih SSB Guntor, Feby Gusrianto, menyebut bahwa Ramadian memiliki mental bertanding yang kuat meski masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Ramadian ini memang punya keberanian, tangguh, dan berbakat. Dia tidak takut menghadapi bola keras, dan selalu berusaha tampil maksimal di setiap pertandingan,” ujar Feby pada Rabu (29/10/2025)

Menurut Feby, Ramadian adalah contoh pemain muda yang memiliki komitmen tinggi terhadap latihan. Ia rajin hadir setiap sesi dan cepat memahami instruksi pelatih. “Kalau dibina terus dan diberi kesempatan, saya yakin dia bisa menjadi kiper masa depan Kuansing,” tambahnya.
Tampil di Ajang Luar Provinsi
Bakat Ramadian tak hanya dikenal di Kuantan Singingi. Ia bersama SSB Guntor bahkan sudah menorehkan pengalaman di luar provinsi. Pada Agustus 2025 lalu, Ramadian turut memperkuat timnya dalam turnamen sepak bola di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), yang digelar dalam rangka ulang tahun SSB Sijunjung.
Ajang tersebut diikuti oleh berbagai klub dan sekolah sepak bola dari sejumlah daerah. Dalam kesempatan itu, Ramadian menunjukkan performa yang mengesankan. Meski baru pertama kali tampil di level tersebut, ia tetap bermain dengan percaya diri dan sigap menghadapi tekanan dari tim lawan.
“Pengalaman di Sijunjung sangat berharga. Saya bisa belajar banyak dari pemain lain dan ingin terus berlatih agar makin bagus,” ujar Ramadian dengan senyum penuh semangat.
Dukungan Keluarga dan Cita-Cita Besar
Kesuksesan Ramadian tidak lepas dari dukungan orang tuanya. Triwan Marlius dan Lindawati selalu mendampingi anaknya setiap kali bertanding, baik di dalam maupun luar daerah. Mereka mengaku bangga atas semangat dan kedisiplinan yang ditunjukkan Ramadian sejak kecil.

“Kami hanya berpesan agar dia tetap fokus belajar dan latihan. Sepak bola boleh jadi hobi, tapi juga bisa jadi jalan masa depan kalau dijalani dengan sungguh-sungguh,” tutur sang ayah, Triwan Marlius.
Sementara ibunya, Lindawati, berharap Ramadian terus berprestasi dan menjaga sportivitas. “Yang penting dia bahagia dan tetap rendah hati. Kami selalu dukung selama itu kegiatan positif,” ujarnya.
Harapan untuk Sepak Bola Kuansing
Kemunculan pemain muda seperti Ramadian Marlius menjadi harapan baru bagi dunia sepak bola usia dini di Kuantan Singingi. Klub SSB Guntor terus berkomitmen membina pemain usia dini agar memiliki dasar teknik, disiplin, dan semangat sportivitas yang tinggi.
Dengan kerja keras, disiplin, serta dukungan keluarga dan pelatih, Ramadian bertekad untuk terus mengasah kemampuan hingga suatu saat nanti bisa membawa nama daerahnya ke level yang lebih bergengsi.
Dari lapangan sederhana di Gunung Toar, semangat Ramadian Marlius kini mulai menembus batas daerah, menjadi inspirasi bagi anak-anak Kuansing lainnya bahwa impian besar bisa dimulai dari langkah kecil dan tekad yang kuat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































