Sawit, Darangdan — Sosok sederhana namun penuh semangat itu bernama Uten, atau yang dikenal juga dengan nama Zaelani, Ketua RT 10 RW 04 Kampung Wadon, Desa Sawit, Kecamatan Darangdan. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 yang mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Uten berdiri di garda terdepan menggerakkan warganya untuk membangun gapura bambu penuh makna.
Dengan kepemimpinan yang mengedepankan gotong royong dan kebersamaan, Uten memantik semangat warga untuk tidak hanya menghias lingkungan, tapi juga menumbuhkan kembali nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Gapura bambu ini bukan sekadar hiasan. Ini adalah lambang tekad kami untuk tetap bersatu, berdiri di atas kaki sendiri, dan memberi warna dalam pembangunan kampung. Saya hanya mengajak, selebihnya semangat warga yang membuat semuanya jadi nyata,” ujar Uten saat ditemui di lokasi pembangunan gapura.
Desain gapura seluruhnya menggunakan bahan bambu, mencerminkan kekuatan lokal dan keberpihakan pada kearifan tradisional. Di tangan Uten, pembangunan ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga pendidikan nilai — tentang kerja sama, cinta tanah air, dan tanggung jawab sosial.
Uten juga menegaskan bahwa RT 10 siap berkontribusi penuh dalam seluruh kegiatan HUT RI di Kampung Wadon, dari lomba-lomba rakyat, malam tirakatan, hingga kegiatan sosial lainnya. Ia percaya, kemajuan Indonesia dimulai dari desa-desa yang warganya peduli, bersatu, dan bergerak bersama.
“Tahun ini kita rayakan kemerdekaan dengan hati yang merdeka. Saya ingin RT 10 tidak hanya jadi penonton, tapi pelaku utama dalam semarak kampung. Kalau bukan kita, siapa lagi?” tambahnya penuh semangat.
Di bawah kepemimpinan Uten, RT 10 RW 04 bukan sekadar wilayah administratif, tapi menjadi contoh nyata bagaimana kemerdekaan dihayati, disemarakkan, dan diwujudkan dari akar rumput.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































