12 Desember 2025 Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bencana alam pada Jum’at (12/12) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh jajaran terhadap potensi bencana di lingkungan rutan. Kegiatan ini berlangsung di aula utama Rutan Bengkulu dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural, petugas, serta peserta magang.
Acara dibuka secara resmi oleh I Made Ardana, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pemahaman mitigasi bencana khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan yang memiliki kerawanan tersendiri. Menurutnya, kesiapsiagaan adalah kewajiban bersama untuk memastikan keselamatan seluruh individu di dalam area rutan.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh Kasubsi Pengelolaan, Aziz Owairan. Dalam penyampaiannya, Aziz memberikan apresiasi kepada BPBD Kota Bengkulu atas sinergi yang terjalin dalam upaya peningkatan edukasi kebencanaan.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan dan penguatan kapasitas yang bermanfaat. Kerja sama dengan BPBD serta berbagai pihak sangat membantu kami dalam mewujudkan lingkungan rutan yang lebih aman, tanggap, dan siap menghadapi potensi bencana. Keselamatan petugas dan warga binaan adalah prioritas kami,” ujar Yulian yang disampaikan melalui Aziz.
Memasuki sesi penyampaian materi, perwakilan BPBD Kota Bengkulu memberikan penjelasan mendalam mengenai berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Bengkulu, mulai dari gempa bumi, banjir, hingga kebakaran. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai tanda-tanda awal terjadinya bencana, langkah mitigasi yang tepat, serta pemilihan titik evakuasi yang aman dan strategis bagi lingkungan Rutan Bengkulu.
Pemaparan berlangsung interaktif, memungkinkan peserta mengajukan pertanyaan dan memahami prosedur penanganan secara lebih jelas. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam mengambil tindakan cepat dan terukur ketika kondisi darurat muncul.
Sebagai penutup, BPBD Kota Bengkulu menggelar simulasi penanganan bencana yang melibatkan seluruh peserta. Dalam simulasi tersebut, peserta diarahkan merespons skenario darurat mulai dari tahap identifikasi ancaman, langkah penyelamatan, hingga evakuasi ke titik aman. Kegiatan ini berjalan tertib dan memberikan pengalaman nyata bagi peserta mengenai pentingnya kesiapsiagaan di lingkungan kerja.
Melalui kegiatan ini, Rutan Bengkulu berharap kemampuan dan kewaspadaan petugas dalam menghadapi bencana semakin meningkat. Sosialisasi dan simulasi serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan keselamatan bersama.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































