22 Desember 2025 Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar ibadah perayaan Natal bagi warga binaan pemasyarakatan yang beragama Kristen, Senin (22/12). Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di aula Rutan Bengkulu dan diikuti oleh sejumlah warga binaan serta petugas pemasyarakatan. Perayaan Natal ini menjadi bagian dari program pembinaan kerohanian yang rutin dilaksanakan guna memenuhi hak beribadah warga binaan.
Ibadah Natal mengusung tema tentang kasih, pengampunan, dan harapan baru. Suasana penuh kekeluargaan tampak terasa sejak awal kegiatan, di mana warga binaan mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh penghayatan. Lagu-lagu pujian dinyanyikan bersama, disertai doa dan renungan yang mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan makna Natal sebagai momentum pembaruan diri.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan Natal ini merupakan bentuk komitmen Rutan dalam memberikan pelayanan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya dari aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual warga binaan. Menurutnya, setiap warga binaan memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.
“Perayaan Natal ini kami selenggarakan agar warga binaan dapat merasakan sukacita Natal meskipun sedang menjalani masa pidana. Harapannya, melalui pembinaan kerohanian seperti ini, mereka dapat memperbaiki diri, memiliki ketenangan batin, dan siap kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” ujar Yulian.
Ibadah Natal juga diisi dengan khotbah dari PDT. Panca Andronixoes R. yang menekankan pentingnya kasih terhadap sesama, pengampunan, serta semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab. Pesan-pesan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk menjalani masa pembinaan dengan sikap positif dan penuh harapan.
Selain ibadah, kegiatan perayaan Natal di Rutan Bengkulu juga diakhiri dengan ramah tamah sederhana. Momen ini dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan antara warga binaan dan petugas, serta menumbuhkan rasa saling menghargai dan toleransi di lingkungan rutan.
Melalui perayaan Natal ini, Rutan Bengkulu berharap nilai-nilai keimanan, kedamaian, dan persaudaraan dapat terus tumbuh di dalam diri warga binaan. Kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan mampu mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial, sehingga ketika kembali ke tengah masyarakat, warga binaan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermakna.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































