Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Siaran Berita
Satu Rumah Top Leaderboard
  • Berita Utama
    Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto Hasil Tangkapan Layar YouTube Kemenag)

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Mengungkap Fakta, Menantang Bahaya

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Realitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi yang Mengubur Mimpi Anak Bangsa

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    MBG di Sekolah, Guru yang Dipersalahkan

    ChatGPT Image 6 Mar 2026 09.57.04 1

    Nyawa Manusia dan Luka Sosial di Balik Sepotong Labu

    ChatGPT Image 3 Mar 2026 08.50.21 1

    Kesejahteraan Guru dalam Siklus Janji Politik

    CUte toddler girl watching tablet on mealtime

    “Scroll Now, Starve Later: The Dirty Truth Behind Our Children’s Screens”

    Ok

    Ketika Orang Mulai Berpikir, Indonesia dan Mesin Pemiskinan yang Disamarkan sebagai Pembangunan

    ChatGPT Image 17 Feb 2026 11.01.43 1

    THR untuk ASN dan Luka bagi Guru Honorer

  • Ekonomi & Bisnis
    Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Harga Minyak Dunia Melonjak, Menteri ESDM: Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

    PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama di Indonesia

    PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama di Indonesia

    Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

    Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

    SPKLU

    PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025 Permudah Mobilitas Kendaraan Listrik

    Public Speaking

    Training Public Speaking untuk Perusahaan: Investasi Strategis Meningkatkan Kinerja Karyawan hingga Direksi

    Menteri Perdagangan Budi Santoso Memastikan Kondisi Harga Barang Kebutuhan Pokok Stabil Jelang Ramadan

    Menteri Perdagangan Budi Santoso Memastikan Kondisi Harga Barang Kebutuhan Pokok Stabil Jelang Ramadan

    Wamen Ekraf Yakin Penguasaan Bahasa dan Literasi Jadi Kunci Lahirkan Karya Kreatif

    Wamen Ekraf Yakin Penguasaan Bahasa dan Literasi Jadi Kunci Lahirkan Karya Kreatif

    KKP Fasilitasi Tambak Garam Rakyat Teknologi Tunnel - SWRO Hadapi Tantangan Cuaca

    KKP Fasilitasi Tambak Garam Rakyat Teknologi Tunnel – SWRO Hadapi Tantangan Cuaca

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    WhatsApp Image 2026 03 20 at 10.40.39

    Mudik ke Banten? Layanan Kantor Pertanahan Tetap Buka Selama Libur Lebaran 2026

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 15.13.00

    Pulang Kampung Tanpa Was-Was, Awali dengan Cek Batas Tanah

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 15.34.17

    LPP Bengkulu Gelar Razia Rutin Blok Hunian

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 13.45.21

    Tingkatkan Kesiapan Lebaran, Kepala Lapas Mojokerto Berikan Pengarahan Kepada Warga Binaan

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 12.21.54 1

    Perkuat Kesiapan Layanan Lebaran, Rutan Bengkulu Gelar Rapat Internal Pengelolaan

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 12.21.54

    Pastikan Layanan Lebaran Optimal, Kakanwil Ditjenpas Bengkulu Tinjau Kunjungan Idul Fitri di Rutan Bengkulu

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 11.03.02

    Pastikan Pelayanan Optimal, Lapas Mojokerto Bahas Persiapan Idul Fitri 1447 H Dalam Rapat Santai

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 12.21.53 1

    Matangkan Persiapan Layanan Lebaran, Rutan Bengkulu Laksanakan Simulasi Kunjungan Idul Fitri 1447 H

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 11.51.58 Diedit 1

    Rutan Bengkulu Gelar Pembinaan Rohani untuk Warga Binaan Nasrani

  • Properti dan Infrastruktur
    Pemasangan Box Girder (Foto: Galeri WIKA Beton)

    Tak Lagi Berpaku pada Satu Pintu, WIKA Beton Ekspansi Pasar Swasta dan Luar Negeri

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    WIKA Beton Home (WHOME) Solusi Huntap, Aceh Tamiang

    15 Hari Jadi! WHOME Siap Diimplementasikan untuk Huntap

    WHOME WIKA Beton Solusi Huntap Pasca Bencana

    Secercah Harapan di Aceh Tamiang: WIKA Beton Hadirkan WHOME Hunian Pascabencana

    Progres MRT Fase 2A CP205 (Sumber: WTON)

    Proyek MRT Fase 2A Jakarta, Progres CP205

    Inspeksi Tim MRT

    MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target, Siap Beroperasi 2027

    Industri Properti Syariah Era Digital

    Antara Viral atau Halal: Ujian Berat Kejujuran di Industri Properti Syariah Era Digital dalam Penerapan “Maslahah Performa”

    MRT Jakarta Phase 2A

    MRT Jakarta Phase 2A Capai Milestone Penting: Pengecoran Rel Beton Pertama Selesai

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
Siaran Berita
  • Berita Utama
    Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto Hasil Tangkapan Layar YouTube Kemenag)

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Mengungkap Fakta, Menantang Bahaya

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Realitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi yang Mengubur Mimpi Anak Bangsa

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    MBG di Sekolah, Guru yang Dipersalahkan

    ChatGPT Image 6 Mar 2026 09.57.04 1

    Nyawa Manusia dan Luka Sosial di Balik Sepotong Labu

    ChatGPT Image 3 Mar 2026 08.50.21 1

    Kesejahteraan Guru dalam Siklus Janji Politik

    CUte toddler girl watching tablet on mealtime

    “Scroll Now, Starve Later: The Dirty Truth Behind Our Children’s Screens”

    Ok

    Ketika Orang Mulai Berpikir, Indonesia dan Mesin Pemiskinan yang Disamarkan sebagai Pembangunan

    ChatGPT Image 17 Feb 2026 11.01.43 1

    THR untuk ASN dan Luka bagi Guru Honorer

  • Ekonomi & Bisnis
    Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Harga Minyak Dunia Melonjak, Menteri ESDM: Tak Ada Kenaikan BBM Bersubsidi

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

    Block Mode, Inovasi Andalan Kilang Cilacap Jaga Pasokan BBM Tetap Aman

    PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama di Indonesia

    PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama di Indonesia

    Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

    Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

    SPKLU

    PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025 Permudah Mobilitas Kendaraan Listrik

    Public Speaking

    Training Public Speaking untuk Perusahaan: Investasi Strategis Meningkatkan Kinerja Karyawan hingga Direksi

    Menteri Perdagangan Budi Santoso Memastikan Kondisi Harga Barang Kebutuhan Pokok Stabil Jelang Ramadan

    Menteri Perdagangan Budi Santoso Memastikan Kondisi Harga Barang Kebutuhan Pokok Stabil Jelang Ramadan

    Wamen Ekraf Yakin Penguasaan Bahasa dan Literasi Jadi Kunci Lahirkan Karya Kreatif

    Wamen Ekraf Yakin Penguasaan Bahasa dan Literasi Jadi Kunci Lahirkan Karya Kreatif

    KKP Fasilitasi Tambak Garam Rakyat Teknologi Tunnel - SWRO Hadapi Tantangan Cuaca

    KKP Fasilitasi Tambak Garam Rakyat Teknologi Tunnel – SWRO Hadapi Tantangan Cuaca

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    WhatsApp Image 2026 03 20 at 10.40.39

    Mudik ke Banten? Layanan Kantor Pertanahan Tetap Buka Selama Libur Lebaran 2026

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 15.13.00

    Pulang Kampung Tanpa Was-Was, Awali dengan Cek Batas Tanah

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 15.34.17

    LPP Bengkulu Gelar Razia Rutin Blok Hunian

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 13.45.21

    Tingkatkan Kesiapan Lebaran, Kepala Lapas Mojokerto Berikan Pengarahan Kepada Warga Binaan

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 12.21.54 1

    Perkuat Kesiapan Layanan Lebaran, Rutan Bengkulu Gelar Rapat Internal Pengelolaan

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 12.21.54

    Pastikan Layanan Lebaran Optimal, Kakanwil Ditjenpas Bengkulu Tinjau Kunjungan Idul Fitri di Rutan Bengkulu

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 11.03.02

    Pastikan Pelayanan Optimal, Lapas Mojokerto Bahas Persiapan Idul Fitri 1447 H Dalam Rapat Santai

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 12.21.53 1

    Matangkan Persiapan Layanan Lebaran, Rutan Bengkulu Laksanakan Simulasi Kunjungan Idul Fitri 1447 H

    WhatsApp Image 2026 03 20 at 11.51.58 Diedit 1

    Rutan Bengkulu Gelar Pembinaan Rohani untuk Warga Binaan Nasrani

  • Properti dan Infrastruktur
    Pemasangan Box Girder (Foto: Galeri WIKA Beton)

    Tak Lagi Berpaku pada Satu Pintu, WIKA Beton Ekspansi Pasar Swasta dan Luar Negeri

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    WIKA Beton Home (WHOME) Solusi Huntap, Aceh Tamiang

    15 Hari Jadi! WHOME Siap Diimplementasikan untuk Huntap

    WHOME WIKA Beton Solusi Huntap Pasca Bencana

    Secercah Harapan di Aceh Tamiang: WIKA Beton Hadirkan WHOME Hunian Pascabencana

    Progres MRT Fase 2A CP205 (Sumber: WTON)

    Proyek MRT Fase 2A Jakarta, Progres CP205

    Inspeksi Tim MRT

    MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target, Siap Beroperasi 2027

    Industri Properti Syariah Era Digital

    Antara Viral atau Halal: Ujian Berat Kejujuran di Industri Properti Syariah Era Digital dalam Penerapan “Maslahah Performa”

    MRT Jakarta Phase 2A

    MRT Jakarta Phase 2A Capai Milestone Penting: Pengecoran Rel Beton Pertama Selesai

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

    Ruko Comersio BSD City di Latinos Business District Harga Mulai 1.8M

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Siaran Berita
No Result
View All Result
Home Opini

Seblak dan Budaya FOMO Gen Z: Tren yang Terlihat Nikmat, Tapi Tidak Sehat

salsa bila by salsa bila
5 December 2025
in Opini
A A
0
fomo gen z
859
SHARES
1.2k
VIEWS

 

Popularitas seblak di kalangan remaja dan Gen Z terlihat seperti sebuah fenomena kuliner yang wajar makanan enak, pedas, murah, dan mudah dijumpai. Namun dari sudut pandang kritis, tren ini justru menyimpan persoalan yang patut diperhatikan. Fenomena tingginya konsumsi seblak bukan semata-mata didorong oleh selera pribadi, melainkan oleh FOMO (fear of missing out) yang semakin mengakar di kehidupan digital remaja. Karena itu, diperlukan sikap kontra terhadap pola konsumsi yang tidak berlandaskan kesadaran, tetapi pada tekanan sosial yang muncul dari media sosial.

Seblak bukanlah masalah ketika dinikmati sewajarnya. Masalah muncul ketika makanan ini berubah menjadi identitas sosial yang seolah wajib diikuti demi terlihat “update”. Dari sini, mulai terlihat bahwa keputusan makan tidak lagi didorong oleh kebutuhan tubuh, melainkan keinginan untuk mengikuti arus tren. Dengan demikian, fenomena ini perlu ditentang, karena memperlihatkan bagaimana tekanan digital dapat mengendalikan pilihan sehari-hari generasi muda.

Di TikTok, konten seblak muncul secara masif: dari level pedas ekstrem, topping yang aneh, hingga porsi yang tidak wajar. Semakin ekstrem, semakin viral. Dalam kondisi demikian, muncul pertanyaan penting: apakah remaja benar-benar menikmati makanan tersebut, atau hanya mengikuti pola konsumsi yang diproduksi oleh algoritma?

Sudut pandang kontra perlu ditegaskan karena tren ini telah memperlihatkan beberapa gejala yang merugikan. Salah satunya ialah bagaimana banyak remaja membeli seblak bukan karena rasa, tetapi karena takut terlihat “ketinggalan zaman”. Komentar warganet memperlihatkan hal ini secara jelas banyak yang justru mengaku tidak terlalu menyukai seblak, tetapi tetap membelinya agar dapat mengikuti tren yang sedang ramai di media sosial. Jika keputusan sesederhana memilih makanan saja sudah ditentukan oleh opini orang lain, bagaimana generasi ini dapat belajar mengambil keputusan yang mandiri?

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana tekanan sosial digital semakin mendesak remaja untuk berperilaku seragam. Ketika sesuatu sedang viral, maka tindakan mengikuti dianggap sebagai hal yang normal. Hal ini tentu layak dikritisi. Remaja perlu diajarkan bahwa tidak semua tren patut diikuti, dan viralitas bukan alasan untuk melakukan sesuatu. Sikap ini penting agar generasi muda tidak mudah terjebak dalam pola konsumsi impulsif.

Dari sudut pandang kesehatan, konsumsi seblak berlebihan dapat membawa risiko. Tingkat kepedasan tinggi, topping olahan, hingga penggunaan bumbu instan dapat berdampak buruk jika dikonsumsi terus-menerus. Namun, aspek kesehatan ini sering kali diabaikan karena tekanan sosial lebih kuat dibandingkan kesadaran diri. Apakah popularitas makanan dapat menjadi pembenaran untuk mengabaikan kesehatan? Dalam konteks ini, sikap kontra sangat diperlukan agar remaja dapat melihat bahwa tren tidak selalu sejalan dengan kepentingan kesejahteraan diri.

Tren seblak juga memperlihatkan bagaimana media sosial menciptakan standar keterlibatan sosial yang tidak realistis. Banyak remaja merasa bahwa tidak bergabung dalam tren berarti tidak relevan secara sosial. Pemikiran ini perlu dikritik, karena tidak semua tren bersifat positif atau berguna. Ketika makanan yang seharusnya dinikmati atas dasar kesukaan berubah menjadi simbol eksistensi, maka tren tersebut sudah melewati batas wajar. Sudut pandang kontra melihat bahwa tren seperti ini justru menciptakan tekanan psikologis tambahan kepada remaja.

Apakah setiap tren kuliner harus diikuti? Apakah ketidakikutsertaan berarti keterasingan sosial? Pertanyaan seperti ini seharusnya menjadi bahan refleksi bagi para remaja dan lingkungan sosialnya. Remaja perlu memahami bahwa tren hanyalah fenomena sementara. Mengikuti tren bukan kewajiban dan tidak menentukan nilai diri. Dengan demikian, kritik terhadap budaya FOMO ini sangat relevan.

Dalam lingkungan digital, FOMO bekerja dengan cara halus: menampilkan representasi ideal dari sesuatu sehingga orang merasa harus ikut terlibat. Pada fenomena seblak, hal ini tampak jelas. Video seseorang menikmati seblak dengan ekspresi berlebihan dapat menciptakan dorongan bagi penonton untuk mencoba, meski sebenarnya tidak tertarik. Konten seperti ini melahirkan ekspektasi bahwa semua orang harus ikut mencicipi. Dari sinilah sikap kontra menemukan landasan: keputusan makan tidak boleh didorong oleh rasa takut kehilangan relevansi.

Perlu disadari bahwa tidak semua tren memberikan manfaat jangka panjang. Sebagian tren hanya menghadirkan euforia sementara tetapi meninggalkan dampak negatif. Seblak, dalam konteks budaya FOMO, adalah salah satu contohnya. Tren ini telah memengaruhi pola konsumsi dan psikologi remaja. Tanpa kritik, fenomena ini dapat berkembang menjadi kebiasaan buruk yang bertahan lama.

Namun, sikap kontra bukan berarti memusuhi seblak sebagai makanan. Seblak tetap merupakan bagian dari kekayaan kuliner Indonesia. Yang ditolak adalah dorongan untuk mengonsumsinya hanya demi mengikuti tren. Remaja perlu membangun kemampuan untuk membedakan keputusan yang lahir dari keinginan pribadi dan keputusan yang dipaksakan oleh tekanan sosial.

Oleh karena itu, penting untuk menumbuhkan kesadaran digital di kalangan remaja. Mereka perlu memahami bagaimana algoritma bekerja, bagaimana tren terbentuk, dan bagaimana menghindari jebakan FOMO. Dengan demikian, mereka dapat membuat keputusan yang lebih matang. Kesadaran ini juga dapat membantu remaja untuk lebih bijak dalam menentukan apa yang mereka konsumsi.

Fenomena seblak yang digandrungi wanita muda dan Gen Z membuka diskusi panjang tentang hubungan antara makanan, identitas, dan media sosial. Dari sudut pandang kontra, fenomena ini memperlihatkan adanya dominasi tekanan sosial terhadap keputusan pribadi. Jika tren terus memengaruhi gaya hidup tanpa disaring oleh kesadaran diri, maka remaja akan kesulitan membentuk identitas yang autentik.

Sikap kontra melihat bahwa konsumsi yang didorong oleh FOMO bukanlah budaya yang sehat. Remaja harus menyadari bahwa tren tidak harus selalu diikuti. Jika tren kuliner seperti seblak hanya dikejar demi tampil relevan di media sosial, maka tren tersebut tidak memberikan manfaat nyata. Remaja perlu memahami bahwa keputusan terbaik adalah keputusan yang lahir dari preferensi pribadi, bukan tekanan sosial.

Pada akhirnya, fenomena ini mengingatkan bahwa viralitas tidak selalu melahirkan kebaikan. Remaja perlu diarahkan agar tidak menjadi korban budaya FOMO. Seblak dapat tetap dinikmati, tetapi harus berdasarkan kesadaran, bukan kewajiban sosial.

 


Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

 

Tags: seblak
Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
Leaderboard Berita Properti
Previous Post

Kapal Bosok: Jejak Sejarah yang Bangkit di Era Modern

Next Post

Kilas Balik Hari Penerbangan Sipil Internasional di Langit Indonesia dan Minangkabau

salsa bila

salsa bila

Related Posts

Idul Fitri

Hari Raya Idul Fitri Hari Kemenangan? Apa yang dimenangkan Oleh Orang yang Menyia-nyiakan Bulan Ramadhan?

20 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 17 at 02.22.42

Dinamika Konstitusi di Indonesia dalam Prespektif Mahasiswa PPKn di Era Modern

20 March 2026
1000106302

Mengasah Literasi Digital untuk Menjawab Tantangan Lapangan Kerja

20 March 2026
IMG 20260320 WA0001

Manusia Tak Bisa Sendiri: Hakikat Sosial dalam Kehidupan Modern dan Makna Idulfitri

20 March 2026
Next Post
plane 513641 1280

Kilas Balik Hari Penerbangan Sipil Internasional di Langit Indonesia dan Minangkabau

Dua Sosok dalam Cermin Salah satu bagian paling menarik dari lukisan ini adalah cermin cembung di bagian tengah ruangan. Jika diperhatikan lebih dekat, terlihat dua sosok lain yang berdiri di ambang pintu. Banyak ahli menduga bahwa dua sosok itu adalah para saksi, kehadiran mereka memperkuat anggapan bahwa sebuah sumpah sedang diucapkan. Pada masa itu, kehadiran saksi sangat penting untuk mengesahkan sebuah peristiwa pribadi, seperti pertunangan atau akad pernikahan. Tanda Tangan Sang Pelukis Di atas cermin, Jan van Eyck menuliskan kalimat terkenal: “Johannes de Eyck fuit hic” yang berarti “Jan van Eyck pernah berada di sini.” Kalimat ini lebih dari sekadar tanda tangan. Banyak peneliti menafsirkannya sebagai bukti bahwa van Eyck hadir sebagai saksi, bukan hanya sebagai pelukis. Hal ini semakin menambah misteri tentang apa sebenarnya yang sedang terjadi dalam ruangan itu. Kisah yang Tidak Ditampilkan: Perbedaan Usia dan Kehilangan Bagian yang paling jarang dibahas, namun sangat penting adalah dimensi waktu. Jika memang wanita dalam lukisan adalah Costanza Trenta, istri Arnolfini, ada fakta yang menguncang teori pernikahan: Costanza Trenta meninggal pada tahun 1433, sementara lukisan ini dibuat pada tahun 1434. Jika benar demikian, maka potret ini mungkin bukan menampilkan pernikahan, melainkan sebuah potret kenangan atau representasi simbolis setelah sang istri wafat. Bahkan, hasil pemeriksaan sinar-X menunjukan bahwa Jan van Eyck melakukan beberapa perubahan pada lukisan, meski belum jelas apakah perubahan itu berkaitan dengan kematian Costanza. Mengapa Lukisan Ini Tetap Menarik? “Potret Arnolfini” adalah karya yang memadukan teknik luar biasa dengan simbol-simbol rumit yang mengundang interpretasi. Kejernihan detail, permainan cahaya, refleksi cermin, dan ekspresi wajah membuat lukisan ini terasa hidup hingga hari ini. Namun justru ketidakpastian apakah ini pernikahan, pertunangan, atau memorial, yang menjadikannya salah satu karya paling menarik dalam sejarah seni. Setiap elemen kecil seperti posisi tangan, buah-buahan, pakaian, karpet, bahkan bayangan di cermin, dapat memiliki banyak makna berbeda. Penutup Hingga kini, misteri “Potret Arnolfini” belum terpecahkan. Apakah kita sedang menyaksikan momen sakral dua insan? Atau melihat kenangan terakhir seorang suami terhadap istrinya yang telah tiada? Jan van Eyck tidak pernah menjelaskan, dan mungkin memang ia ingin agar kisah ini selalu mengundang rasa penasaran. Di balik satu cermin kecil, tersembunyi kisah besar yang terus memikat dunia.

Potret Arnolfini: Cermin, Sumpah, dan Kisah Yang Tak Tersampaikan

42ca974c fca9 46e6 adf2 df28845150bf

Mahasiswa KKN UNNES Giat 13 Desa Reksosari Gelar Sosialisasi Terkait Bahaya Kekerasan Dalam Rumah Tangga

1000357277 1

Bukit Lempuyang Bojonegara: Antara Keindahan Alam dan Misteri Peninggalan Kuno

ai generated 8945671 1280

As Long as the Lemon Trees Grow: Trauma yang Menjelma Nyata

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto Hasil Tangkapan Layar YouTube Kemenag)
Berita Utama

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

by Redaksi
20 March 2026
0

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026 Jakarta, InfoPublik – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan...

Read moreDetails
Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

Mengungkap Fakta, Menantang Bahaya

14 March 2026
Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

Realitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi yang Mengubur Mimpi Anak Bangsa

11 March 2026
Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

MBG di Sekolah, Guru yang Dipersalahkan

11 March 2026
ChatGPT Image 6 Mar 2026 09.57.04 1

Nyawa Manusia dan Luka Sosial di Balik Sepotong Labu

6 March 2026
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

Idul Fitri

Hari Raya Idul Fitri Hari Kemenangan? Apa yang dimenangkan Oleh Orang yang Menyia-nyiakan Bulan Ramadhan?

20 March 2026
IMG 20260320 WA0020

Sosok Teysia Anastazia Masambentiro Mahasiswi STBM Dua Sudara Bitung, Konsisten Raih Prestasi Hingga Publikasikan Berbagai Artikel Ilmiah!

20 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 17 at 02.22.42

Dinamika Konstitusi di Indonesia dalam Prespektif Mahasiswa PPKn di Era Modern

20 March 2026
IMG 20260318 WA0058

Brilliant Riau Gelar Kegiatan Santunan Untuk Anak-anak Panti Asuhan

20 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 20 at 10.40.39

Mudik ke Banten? Layanan Kantor Pertanahan Tetap Buka Selama Libur Lebaran 2026

20 March 2026
WhatsApp Image 2026 03 20 at 15.13.00

Pulang Kampung Tanpa Was-Was, Awali dengan Cek Batas Tanah

20 March 2026

Instagram Siaran Berita

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.
Siaran Berita

Siaran-Berita.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Siaran-Berita.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

PEMBERITAHUAN

Siaran-Berita.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Siaran-Berita.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Siaran-Berita.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@siaran-berita.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

PENTING!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Aplikasi Siaran-Berita.com

Untuk memudahkan membaca berita terbaru di Siaran-berita.com segera download aplikasi khusus untuk Android di Google Play dan nikmati kemudahan membaca berita langsung dari gadget Anda

Baca di Google News

google news siaranberita.com

Guest Posts are Welcome!

We’re offering guest post spots on Siaran-BERITA.com | You’ll get 2 permanent do-follow links, homepage exposure, and super fast publishing (1–24 hrs). PayPal accepted Interested?”

Top Stories di Google News dan Halaman 1 Google

Siaran-Berita.com portal berita komunitas dengan mengutamakan optimalisasi SEO untuk setiap beritanya sehingga berita kamu akan langsung muncul di halaman 1 google dan Google News serta selalu menjadi Top Stories Google News, apabila kata kunci ada di judul dan kata kunci muncul beberapa kali didalam tulisan kamu.

Mengapa Tulisan Saya Dihapus?

1. Tidak Ada Gambar/Foto/Ilustrasi
2. Gambar tidak sesuai dengan tulisan
3. Judul Pakai Huruf Besar Semua
4. Menambahkan Link atau Tautan

Backlink

Media Wanita, Pelataran, Berita Properti, Mobil Babe, Ada Apa, Satu Rumah, Puteri Anak & Remaja Banten, Anugerah Lima Bintang, Desta Semesta Anugerah, Anissa Quinn, Shira Dominique, Ry Hyori,

Satu Rumah Rectangle

Pintasan

  • Cara Kirim Press Release
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Tayang?
  • Cara Menerbitkan Tulisan Menggunakan Gadget atau Handphone

KONTRIBUSI ANDA

Siaran-Berita.com membutuhkan kontribusi Anda agar tetap tayang dan terus menyiarkan berita dan tulisan Anda, berapapun kontribusi Anda akan sangat berarti, kirim kontribusi Anda melalui QRIS ini :

  • Tentang Siaran-Berita.com
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Panduan Komunitas
  • Disclaimer
  • Contact Us

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Login
  • Sign Up

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita