Bengkulu — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, mengikuti latihan menembak di Lapangan Tembak Mako Brimob Bengkulu pada Senin (24/11). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut digelar sebagai upaya peningkatan profesionalisme serta kesiapsiagaan jajaran pemasyarakatan dalam mendukung tugas pengamanan.
Latihan menembak ini merupakan bagian dari pelatihan resmi yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bengkulu dan diikuti oleh sejumlah pimpinan instansi terkait. Kehadiran Kalapas Bengkulu sekaligus menandai sinergi pemasyarakatan dengan aparat penegak hukum lainnya, terutama dalam memperkuat kemampuan teknis di lapangan.
Julianto Budhi Prasetyono menegaskan bahwa peningkatan kompetensi petugas tidak boleh berhenti pada pelatihan administrasi semata, tetapi juga harus menyentuh aspek pengendalian keamanan. “Pengamanan membutuhkan keterampilan yang selalu terasah. Melalui latihan seperti ini, kami memastikan jajaran tetap siap menghadapi situasi apa pun secara profesional dan terukur,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung tertib dengan pengawasan instruktur Brimob dan difokuskan pada pengenalan prosedur keamanan, teknik dasar membidik, hingga simulasi penanganan situasi darurat. Latihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di lingkungan pemasyarakatan Bengkulu.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































