Kota Batu – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar Program Asistensi Mengajar sebagai bagian dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama di bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di bidang pendidikan sekaligus membekali diri sebagai calon guru yang profesional.
Pada hari Rabu, 14 Januari 2026, telah dilaksanakan penyerahan mahasiswa Asistensi Mengajar dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang oleh Bapak Dr. Ahmad Zuhdi, MA., selaku Dosen Pembimbing Lapangan, sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Program Asistensi Mengajar di lingkungan madrasah.
Mahasiswa yang mengikuti Program Asistensi Mengajar tersebut berasal dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) dengan berbagai program studi, antara lain Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan IPS, dan Tadris Bahasa Inggris. Keberagaman latar belakang program studi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung proses pembelajaran serta berbagai kegiatan pendidikan di MTsN Kota Batu.
Kegiatan penyerahan berlangsung dengan penuh antusiasme. Pihak MTsN Kota Batu menyambut baik kehadiran mahasiswa asistensi mengajar dan berharap program ini dapat menjadi bentuk kerja sama yang berkelanjutan antara universitas dan sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
Bapak Dr.Ahmad Zuhdi M.A., selaku Dosen Pembimbing Lapangan, dalam sambutannya menekankan bahwa peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang mampu memberikan teladan serta inspirasi bagi peserta didik. Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan motivasi kepada mahasiswa dengan memaparkan empat tingkatan guru.
“Terdapat 4 tingkatan guru diantaranya Guru Biasa, yang kehadirannya baisa-biasa saja, Guru yang hanya bercerita atau menjelaskan materi terbatas pada apa yang tertulis di buku teks. Guru Luar Biasa, Guru yang mampu menjelaskan materi dengan analisis mendalam, memberikan pemahaman yang jelas, dan memiliki metode pengajaran yang baik. Guru Hebat, Guru yang tidak hanya menjelaskan, tetapi mampu mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, membuat kelas aktif, interaktif, kreatif. Guru Agung, Guru yang kehadirannya selalu di rindukan, guru mampu menginspirasi, menemukan, dan mengembangkan potensi peserta didik, sehingga pengaruhnya dikenang seumur hidup”.
Motivasi yang disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan tersebut menjadi pengingat bahwa kualitas seorang guru tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, melainkan juga dari dampak, nilai, dan keteladanan yang ditanamkan kepada peserta didik.
Melalui Program Asistensi Mengajar ini, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam bidang pendidikan, profesi, dan sosial, serta memahami langsung berbagai dinamika dan tantangan di dunia pendidikan. Program ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk membentuk sikap, tanggung jawab, disiplin, serta semangat kerja sebagai calon pendidik.
Dengan dilaksanakannya penyerahan mahasiswa Asistensi Mengajar di MTsN Kota Batu, diharapkan dapat terjalin kerja sama yang baik antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan pihak sekolah Selain itu, Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi pendidik yang memiliki kompetensi keilmuan, karakter yang baik, serta integritas tinggi dalam menjalankan tugas di bidang pendidikan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer




























































