Bantul (MTs N 6 Bantul) – Siswa kelas VII B MTs N 6 Bantul pada Rabu (14/01/2026) melaksanakan kegiatan gotong royong menyiapkan lahan pertanian sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler bertani sayuran. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa bekerja sama memindahkan tanah yang sudah dicampur pupuk kompos ke tempat yang sudah disiapkan sebelumnya, serta merapikan area tanam agar siap digunakan untuk menanam berbagai jenis sayuran. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang teknik dasar pertanian, tetapi juga menanamkan nilai kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kokurikuler bertani sayuran ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa, sehingga pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik nyata. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap mandiri serta kecintaan siswa terhadap dunia pertanian sejak dini.
Kepala MTs N 6 Bantul Sugiyono memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Kegiatan kokurikuler bertani sangat positif karena mampu mengembangkan karakter siswa, melatih keterampilan hidup (life skill), serta mendukung program madrasah dalam pembelajaran berbasis lingkungan,” ungkap Sugiyono. (frd)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































