Painan, Semangat pengabdian masyarakat kembali menyala di kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madrasah Arabiyah Bayang. Sebanyak 28 mahasiswa dari dua program studi telah mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan dengan penuh antusiasme dan harapan besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Sabtu, 24/01/26).
Ketua STAI Madrasah Arabiyah Bayang, Zidni Ilman Nafi’an, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan KKN tahun ini melibatkan 11 mahasiswa dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan 17 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Para mahasiswa ini akan menjalankan tugas mulia mereka di tiga kecamatan, yakni Koto XI Tarusan, Kecamatan IV Jurai, dan Kecamatan Batang Kapas.
“KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi sebuah panggilan untuk menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. Kalian adalah duta kampus yang akan membawa ilmu, nilai, dan semangat perubahan ke tengah-tengah masyarakat,” ujar Zidni Ilman Nafi’an dengan penuh inspirasi, membangkitkan semangat para mahasiswa yang hadir.
Acara pembekalan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus yang memberikan dukungan penuh kepada para peserta KKN. Wakil Ketua I Erizal, MA, Wakil Ketua II Metriadi, MA, dan Wakil Ketua III Dr. Lara Agnesta Putri, M.Pd., turut memberikan arahan dan motivasi kepada para mahasiswa agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi.
Kehadiran para Ketua Program Studi juga memperkuat komitmen institusi dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di lapangan. Ka Prodi HKI Rudi Hartono I, MA, dan Ka Prodi PGMI Nofrizal, M.Pd., masing-masing memberikan pembekalan teknis sesuai dengan bidang keilmuan yang akan diterapkan mahasiswa selama berinteraksi dengan masyarakat.
Tak ketinggalan, Sekretaris Prodi HKI Popi Susanti, MH, dan Sekretaris Prodi PGMI Zulfan, M.Pd., turut memberikan pengarahan administratif dan teknis pelaksanaan KKN. Mereka menekankan pentingnya dokumentasi kegiatan dan penyusunan laporan yang sistematis sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik.
Dalam pembekalan ini, para mahasiswa dibekali dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi dinamika kehidupan masyarakat. Mulai dari pendekatan sosial, metode pemberdayaan masyarakat, hingga etika dalam berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat, semuanya disampaikan dengan detail dan aplikatif.
Para mahasiswa yang akan dilepas menunjukkan kesiapan dan antusiasme luar biasa. Mereka menyadari bahwa KKN adalah kesempatan emas untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah sekaligus belajar langsung dari kehidupan nyata masyarakat. Setiap wajah memancarkan tekad kuat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di lokasi penempatan mereka.
Kegiatan KKN di tiga kecamatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik dalam bidang pendidikan, hukum keluarga, maupun pemberdayaan masyarakat secara umum. Para mahasiswa akan menjadi jembatan antara kampus dan masyarakat, membawa perubahan kecil namun bermakna yang bisa dirasakan oleh warga setempat.
Dengan bekal ilmu, semangat pengabdian, dan doa restu dari seluruh sivitas akademika STAI Madrasah Arabiyah Bayang, 28 mahasiswa ini siap menjalani petualangan intelektual dan spiritual mereka. Mereka tidak hanya akan pulang dengan pengalaman berharga, tetapi juga dengan jejak kebaikan yang tertanam di hati masyarakat yang mereka layani. Semoga KKN tahun ini menjadi ladang amal dan ilmu yang bermanfaat bagi semua pihak.
By. Muhammad Yunus
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































