Dalam rangka menanamkan karakter Islami sejak dini, TK Islam Terpadu (TKIT) Al-Fadiyah secara rutin melaksanakan program Pembiasaan Sholat Dhuha dan Nonton Bareng Kisah Teladan Nabi di lingkungan sekolah. Program ini bertujuan membentuk anak-anak yang berakhlak mulia, cinta ibadah, dan memiliki keteladanan yang kuat.
Kegiatan yang dilaksanakan setiap pagi ini diawali dengan sholat Dhuha berjamaah, dipandu oleh guru-guru. Para siswa diajak untuk melaksanakan ibadah sunnah tersebut dengan tertib, khusyuk, dan penuh semangat. Selain menanamkan cinta terhadap ibadah, program ini juga melatih kedisiplinan dan mengajarkan bahwa sholat Dhuha merupakan amalan yang membawa keberkahan.
Setelah sholat, anak-anak mengikuti kegiatan Nonton Bareng Kisah Teladan yang menampilkan cerita inspiratif dari kehidupan Nabi Muhammad SAW, para sahabat, hingga tokoh-tokoh sholeh lainnya. Tayangan tersebut disajikan dengan pendekatan visual yang menarik dan edukatif sesuai dengan usia anak, agar pesan moral seperti kejujuran, amanah, dan tolong-menolong dapat tertanam secara alami.
Kepala TKIT Al-Fadiyah, Ustadzah Fatkul Muis, S.Pd, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mendidik generasi Qur’ani yang seimbang secara akademik dan spiritual.
“Kami ingin membiasakan anak-anak mencintai ibadah sejak kecil, serta mengenalkan mereka pada teladan-teladan mulia yang bisa menjadi panutan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Program ini juga mendapat respons positif dari orang tua siswa. Mereka menilai kegiatan tersebut mampu menguatkan sinergi antara pendidikan sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter anak yang Islami dan berakhlak mulia.
Dengan program ini, TKIT Al-Fadiyah menegaskan peran sekolah sebagai lingkungan awal pembentukan karakter dan spiritualitas anak yang holistik dan menyenangkan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































