MAKASSAR – Universitas Bosowa (Unibos) secara resmi memulai babak baru dalam struktur organisasinya. Pada Senin, 9 Maret 2026, Rektor Universitas Bosowa, Prof. Batara Surya, memimpin upacara pelantikan jajaran pejabat struktural baru untuk periode masa jabatan 2026–2031. Prosesi khidmat ini dilaksanakan di Balai Sidang 45 Unibos, Makassar, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan yayasan serta sivitas akademika.
Dalam pelantikan tersebut, terdapat 27 pejabat struktural yang diambil sumpahnya. Posisi yang diisi meliputi jajaran Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, Direktur Program Pascasarjana, para dekan dari berbagai fakultas, hingga direktur di lingkup direktorat Universitas Bosowa. Rotasi dan pelantikan ini merupakan langkah strategis universitas untuk memastikan kesinambungan tata kelola kampus yang lebih progresif, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan tinggi.
Penunjukan Dekan FK Unibos yang Baru
Salah satu agenda utama dalam pelantikan ini adalah penunjukan Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Bosowa yang baru, yakni Dr. dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And. Penunjukan ini menjadi sorotan penting, mengingat peran krusial fakultas kedokteran dalam mencetak tenaga kesehatan masa depan yang berkualitas.
Dr. dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And, bukanlah sosok asing di dunia medis. Beliau merupakan alumni berprestasi dari program Spesialis Andrologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) angkatan 2012. Rekam jejak beliau sebagai lulusan dari salah satu institusi pendidikan kedokteran terbaik di Indonesia memberikan nilai tambah tersendiri bagi FK Unibos.
Sebagai alumni FK UNAIR, Dr. dr. Rahmawati membawa nilai-nilai keunggulan akademik, integritas profesi, serta standar klinis yang tinggi. Alumni FK UNAIR dikenal luas memiliki kompetensi multidisiplin yang kuat, kemampuan kepemimpinan klinis yang matang, serta dedikasi tinggi dalam riset dan pengabdian masyarakat. Pengalaman beliau selama menempuh pendidikan di lingkungan pendidikan kedokteran yang kompetitif diharapkan mampu membawa FK Unibos menuju standar nasional yang lebih baik dalam pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pengajaran, serta penguatan jejaring kemitraan di bidang kesehatan.
Sinergi Yayasan dan Universitas
Ketua Yayasan Bosowa, Melinda Aksa, turut hadir langsung dalam prosesi tersebut sebagai bentuk dukungan penuh yayasan terhadap visi kepemimpinan baru ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pelantikan ini adalah bagian dari upaya kolektif untuk memperkuat sinergi di seluruh lini universitas.
“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami berharap jajaran pimpinan yang baru dilantik mampu membawa Universitas Bosowa semakin maju, terus berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia yang unggul di Indonesia,” ujar Melinda Aksa.
Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Kepala Departemen Sumber Daya Manusia Universitas Bosowa, Muh. Syahrul Ago. Dalam SK tersebut, ditegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik memiliki kewajiban untuk menjalankan tugas sesuai dengan regulasi internal universitas dan aturan perundang-undangan yang berlaku.
Langkah ini menandai komitmen Universitas Bosowa dalam melakukan transformasi manajerial. Dengan hadirnya kepemimpinan baru—termasuk para akademisi berpengalaman yang memiliki rekam jejak akademik yang solid—Universitas Bosowa optimistis dapat meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring riset, dan menciptakan iklim kampus yang kondusif bagi mahasiswa dan pengajar dalam menyongsong tantangan pendidikan di masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































