Takengon | Aceh Tengah – Penimbunan lahan di area Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kampung Kemili telah dilakukan pemerintah kampung bersama personel TNI sebelum proses peninjauan lokasi dimulai. Langkah tersebut dilakukan untuk meratakan tanah serta memperkuat struktur dasar yang akan dijadikan pondasi pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih.
Ketua RGM Kampung yang ada di lokasi mewakili aparat desa Kemili menjelaskan bahwa pemilihan lokasi eks TPS dilakukan karena dinilai memiliki ruang yang cukup serta dianggap strategis untuk pembangunan gedung. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberadaan TPS tetap menjadi perhatian pemerintah kampung.
“TPS akan dipindahkan sementara ke titik lain di sekitar kawasan ini. Untuk pemindahan permanen masih menunggu arahan Bupati Aceh Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, sebagian warga Kampung Kemili memberikan tanggapan terkait pemilihan lahan TPS sebagai lokasi proyek. Mereka mengaku mendukung pembangunan kantor koperasi, namun meminta alasan yang lebih jelas mengenai penggunaan area tersebut, mengingat TPS masih diperlukan dan sebelumnya telah ditata.

“Kami mendukung pembangunan, tapi perlu penjelasan kenapa TPS yang dipakai. TPS itu baru dirapikan dan masih dipakai masyarakat. Kalau dipindah, apakah sudah disiapkan tempat yang benar-benar layak?” ujar seorang warga yang tidak ingin di sebutkan namanya.
Ke khawatiran lain yang muncul dari warga berkaitan dengan kondisi kebersihan apabila TPS dipindahkan.
“Hawatir lokasi sementara justru menimbulkan masalah baru. Pemerintah harus memastikan tempat pengganti benar-benar aman dan tertata,” Tambahnya.
Saat ini, sejumlah titik di lokasi sudah mengalami penimbunan sebagai tanda bahwa persiapan pembangunan telah berjalan. Tahapan berikutnya mencakup penentuan lokasi pemindahan TPS serta penyusunan dokumen teknis oleh dinas terkait.
Pemerintah kampung menyatakan akan memastikan proses pemindahan TPS berlangsung tertib serta tetap menjaga komunikasi dengan warga agar tidak menimbulkan keresahan.
Keberadaan Kantor Koperasi Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi bangunan baru, tetapi juga pusat layanan ekonomi yang mampu memperkuat aktivitas usaha masyarakat di Kecamatan Bebesen. Melalui fasilitas yang lebih memadai, pemerintah kampung menilai koperasi ini bisa menjalankan fungsi pembinaan, pengelolaan keuangan, hingga pemberdayaan pelaku usaha lokal secara lebih terstruktur. Harapannya, kantor tersebut menjadi ruang yang mendorong perkembangan ekonomi warga sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan perkoperasian
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































