PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) telah resmi menyelesaikan perpindahan kantor pusat perusahaan ke lokasi strategis di Tamansari HIVE Office, Jakarta Timur, yang akan ditempati mulai 2 Januari 2026. Langkah relokasi ini menandai komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan struktur operasional, setelah sebelumnya bermarkas di WIKA Tower 1, Jakarta.
Fasilitas kantor baru yang berlokasi di Tamansari HIVE Office, Kavling 2, Lantai 3-5, Jakarta Timur, dirancang dengan konsep ruang kerja dinamis dan kolaboratif. Infrastruktur modern ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat sinergi antar divisi, dan mendorong peningkatan produktivitas karyawan melalui ekosistem kerja yang lebih komprehensif dan terstruktur.
“Perpindahan kantor pusat ini melampaui sekadar perubahan lokasi fisik. Ini adalah manifestasi nyata dari komitmen WIKA Beton untuk terus berinovasi dan memperkuat budaya kolaborasi organisasi dengan menyediakan lingkungan kerja yang mendukung produktivitas dan kesejahteraan karyawan,” ungkap Yushadi, Sekretaris Perusahaan WIKA Beton.
Kinerja Saham Menunjukkan Pertumbuhan Positif di Tahun 2025
Relokasi kantor pusat ini dilaksanakan di tengat performa positif perusahaan yang tercermin dalam kinerja saham. Sepanjang tahun 2025, saham WIKA Beton (WTON) menunjukkan tren peningkatan, dengan harga saham bergerak dari kisaran Rp62–63 pada awal Januari hingga menutup di level Rp100–105 menjelang akhir tahun. Pergerakan ini mencerminkan sentimen pasar yang optimis terhadap prospek bisnis perusahaan di industri konstruksi dan infrastruktur.
Pertumbuhan saham ini sejalan dengan pencapaian operasional WIKA Beton di tingkat fundamental. Pada semester pertama 2025, perusahaan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,57 triliun dengan laba bersih Rp4,35 miliar. Hingga pertengahan tahun, WIKA Beton telah meraih kontrak baru senilai Rp2,10 triliun, dengan komposisi dominan dari proyek infrastruktur (50,93%), diikuti sektor industri (23,31%), kelistrikan (12,80%), dan sektor lainnya (13%).
Strategi diversifikasi pasar juga terbukti efektif, dengan pelanggan swasta memberikan kontribusi terbesar sebesar 57,72% dari total kontrak baru, menunjukkan kepercayaan tinggi dari sektor non-pemerintah. Perusahaan juga berhasil menambah kontrak baru hingga Rp2,53 triliun per Agustus 2025, dengan struktur kontrak yang terdistribusi secara merata untuk meminimalkan konsentrasi risiko bisnis.
Transformasi Organisasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Relokasi kantor pusat selaras dengan rangkaian inisiatif transformasi yang telah dilaksanakan WIKA Beton sepanjang 2025. Pada Juni 2025, perusahaan memperoleh persetujuan shareholder untuk memperluas lini usaha baru di sektor instalasi listrik, memperluas peluang revenue stream dan meningkatkan nilai tambah layanan kepada pelanggan.
Manajemen perusahaan juga terus fokus pada optimalisasi efisiensi operasional tanpa menambah kapasitas produksi baru. Dengan kapasitas terpasang mencapai 4,7 juta ton per tahun, perusahaan memprioritaskan peningkatan pemanfaatan aset produktif yang ada dan penguatan market share di segmen swasta yang tumbuh lebih cepat.
Perpindahan kantor pusat ke Tamansari HIVE Office mencerminkan semangat transformasi, inovasi, dan kolaborasi yang sejalan dengan visi WIKA Beton. Inisiatif ini juga mendukung komitmen perusahaan terhadap pembangunan infrastruktur nasional yang berkelanjutan dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”





































































