Banyak orang menikmati tampilan warna makanan yang cerah tanpa mengetahui bahwa keindahan tersebut berasal dari senyawa kecil yang disebut pigmen. Pigmen berfungsi sebagai pewarna alami yang memberikan variasi warna pada buah dan sayuran, mulai dari merah, ungu, hijau, hingga kuning keemasan. Peneliti menjelaskan bahwa pigmen merupakan bentuk perlindungan tanaman terhadap panas berlebih, cahaya matahari, dan organisme pengganggu. Setiap warna menunjukkan bagaimana tanaman beradaptasi dengan lingkungannya. Perubahan warna yang muncul saat bahan pangan dimasak atau disimpan menjadi bukti bahwa pigmen sangat rentan terhadap perubahan lingkungan.
Pigmen tidak hanya berperan memberi warna, tetapi juga memiliki aktivitas biologis yang penting bagi tanaman maupun manusia. Banyak penelitian menunjukkan bahwa pigmen berfungsi sebagai antioksidan yang mendukung tanaman dalam menghadapi stres. Menurut Putri dkk. (2022), mengungkapkan bahwa pigmen dapat berubah struktur atau mengalami degradasi ketika terpapar suhu tinggi, cahaya kuat, atau kondisi asam. Kondisi tersebut menyebabkan warna sayuran dapat memudar setelah proses perebusan atau penyimpanan. Perubahan kecil pada struktur pigmen sudah cukup memengaruhi intensitas warna yang terlihat.
Di bidang industri pangan, pigmen alami mendapat perhatian besar karena dinilai aman dan menarik bagi konsumen yang menginginkan produk terlihat lebih natural. Produsen memanfaatkannya untuk meningkatkan daya tarik visual dan nilai estetika suatu produk pangan. Tantangan penting dalam penggunaannya adalah menjaga stabilitas warna agar tetap konsisten selama pengolahan dan penyimpanan. Menurut Fitria dkk. (2023), mengungkapkan bahwa faktor seperti oksidasi, pH, dan suhu pemanasan memiliki pengaruh besar terhadap kestabilan pigmen. Stabilitas warna menjadi aspek yang sangat diperhatikan untuk mempertahankan kualitas visual produk.
Referensi:
Ahmad, A. R., Handayani, S., dan Handayani, V. 2024. Pigmen warna alami pemanfaatan dalam bidang farmasi. Nas Media Pustaka: Makassar.
Damayanti, I. A. M. 2025. Buku Ajar Antioksidan Alami: Perspektif Histologi Dan Aplikasinya. Penerbit Widina: Bandung.
Fatjria, R. B., Nurtiana, W., Ningtias, D. A., Dewi, A. R., Subianto, S., Alhazazie, N., dan Siburian, G. 2023. Pigmen Betalain sebagai Sumber Pewarna Alami dan Stabilitasnya terhadap Pengaruh Lingkungan. Jurnal Pangan dan Gizi. Vol. 13(1): 1-7.
Putri, W. D. R., Sunarharum, W. B., dan Wulandari, E. S. 2022. Tepung buah dan sayur: Pengolahan dan pemanfaatannya. Universitas Brawijaya Press: Malang.
Biodata Penulis
Nama: Sahrani Maulidia Pradini
NIM: 4444240078
Program Studi / Kelas: Teknologi Pangan / 3A
Instansi: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Alamat: Jl. Raya Palka No.Km.3, Sindangsari, Kec. Pabuaran, Kota Serang, Banten 42163
Email: sahranimldiadini@gmail.com
No. HP (opsional): 089609946799
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































