Garut (HUMAS KEMENAG) – MAS Plus Al Mujammil Cisurupan kembali melaksanakan kegiatan rutin tahunan berupa study tour edukatif sebagai bagian dari upaya memperkaya wawasan siswa terhadap budaya lokal yang ada di Kabupaten Garut. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025, dengan tujuan Kampung Pasir Sunda Wiwitan yang terletak di Kecamatan Samarang. Kegiatan study tour ini dibina dan dibimbing langsung oleh Ibu Lia Laeli Muniroh, S.Pd.I., yang secara konsisten mendorong siswa agar tidak hanya belajar melalui teks dan teori di kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata di lapangan.
Setibanya di Kampung Pasir, rombongan MAS Plus Al Mujammil Cisurupan disambut dengan hangat oleh para sesepuh setempat yang kemudian memberikan penjelasan secara mendalam mengenai Sunda Wiwitan sebagai sebuah adat dan budaya yang telah lama hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Dalam pemaparannya, sesepuh kampung menjelaskan nilai-nilai, tradisi, serta pandangan hidup masyarakat Sunda Wiwitan yang selama ini mungkin hanya dikenal siswa melalui artikel atau materi pembelajaran. Melalui kunjungan langsung ini, para siswa dapat menyaksikan secara nyata praktik budaya dan adat istiadat yang berbeda dari kehidupan sehari-hari mereka.
Ibu Lia Laeli Muniroh, S.Pd.I. menyampaikan bahwa kegiatan study tour ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan satu tahun sekali. Menurutnya, study tour bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan sarana pembelajaran kontekstual yang bertujuan agar siswa mampu mengenal, memahami, dan menggali kekayaan budaya di lingkungan sekitar. “Kami ingin siswa mencari bahan tulisan dari hasil kunjungan ini. study tour bukan hanya tentang jalan-jalan, tetapi bagaimana siswa belajar mengenal budaya di sekitar Kabupaten Garut secara langsung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan budaya-budaya yang selama ini hanya dipelajari melalui teks. Dengan melihat dan berinteraksi langsung, diharapkan pemahaman siswa menjadi lebih utuh dan mendalam. Setiap lokasi wisata budaya yang dikunjungi nantinya akan diangkat menjadi bahan tulisan oleh siswa. Menariknya, hasil dari kegiatan study tour ini tidak berhenti pada tugas menulis semata. Pihak madrasah menargetkan agar kumpulan tulisan siswa dari berbagai kunjungan budaya dapat dibukukan menjadi sebuah karya bersama. Buku tersebut diharapkan menjadi dokumentasi pembelajaran sekaligus sarana literasi yang bernilai edukatif dan kultural.
Kepala MAS Plus Al Mujammil Cisurupan, Bapak Iik Ikbal, S.H.I., S.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan memberikan apresiasi kepada para pembimbing serta siswa. Ia berharap kegiatan study tour budaya ini dapat terus dikembangkan ke depannya dengan menjelajahi lebih banyak adat dan budaya yang ada di Kabupaten Garut. “Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya memahami budaya secara teori, tetapi benar-benar merasakan dan melihat langsung kehidupan budaya di masyarakat,” ungkapnya.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan study tour ke Kampung Pasir Sunda Wiwitan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Ke depan, MAS Plus Al Mujammil Cisurupan berkomitmen untuk terus mengeksplorasi adat dan budaya lokal yang akan diangkat menjadi tulisan, sehingga siswa mampu memahami kehidupan nyata masyarakat serta menumbuhkan rasa penghargaan terhadap keberagaman budaya yang ada di sekitarnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































